UPT Perpustakaan UM Metro Gelar Penganugerahan Duta Baca 2026 dan Pelatihan Penulisan Antologi Cerpen
- 11 Juni 2026
- Posted by: Humas UM Metro
- Categories: Berita Terbaru, Seputar UM Metro
Metro – UPT Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) menyelenggarakan Penganugerahan Duta Baca UM Metro Tahun 2026, penghargaan bagi dosen penyumbang karya terbanyak, pemberian reward kepada mahasiswa teraktif berkunjung ke perpustakaan, serta Pelatihan Penulisan Antologi Cerpen Tahun 2026 di Aula Gedung A.R. Fachrudin UM Metro, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I UM Metro, Dr. Rahmat Bustanul Anwar, M.Pd., tersebut menjadi bagian dari komitmen kampus dalam memperkuat budaya literasi, membaca, dan menulis di lingkungan perguruan tinggi.
Kepala UPT Perpustakaan UM Metro, Tri Krisniati, S.I.Pust., dalam sambutannya menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan tersebut merupakan upaya nyata perpustakaan dalam membangun ekosistem literasi yang aktif dan berkelanjutan.
“Melalui penganugerahan Duta Baca, penghargaan kepada dosen penyumbang karya, reward bagi mahasiswa teraktif, serta pelatihan penulisan antologi cerpen, kami berharap lahir generasi yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga mampu menghasilkan karya dan menjadi penggerak literasi di masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, Duta Baca bukan sekadar gelar penghargaan, melainkan amanah untuk mengajak lebih banyak mahasiswa dan masyarakat semakin dekat dengan dunia literasi. Selain itu, penghargaan kepada dosen dan mahasiswa diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mendukung perkembangan perpustakaan dan budaya akademik di UM Metro.
Pada kesempatan tersebut, Suci Rahmawati dan Fillia Al Trisila berhasil meraih predikat Duta Baca UM Metro Tahun 2026. Sementara itu, Oktafia Ramadana ditetapkan sebagai Juara Harapan I dan Putri Adelia meraih Juara Harapan II.
UPT Perpustakaan juga memberikan penghargaan kepada dosen dengan jumlah karya terbanyak yang disumbangkan ke perpustakaan. Penghargaan tersebut diberikan kepada:
- Dr. Rahmat Bustanul Anwar, M.Pd. (FKIP – Program Studi Pendidikan Matematika)
- Dr. M. Samson Fajar, S.Sos.I., M.Sos.I. (FAI – Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam)
- Hadi Pranoto, M.Pd. (FKIP – Program Studi Bimbingan dan Konseling)
Selain itu, penghargaan mahasiswa teraktif berkunjung ke perpustakaan diberikan kepada lima mahasiswa dengan tingkat kunjungan tertinggi selama Tahun Akademik 2025/2026, yaitu:
- Muhammad Lutfi Aziz (S1 Pendidikan Agama Islam)
- Krisna Oky Pratama (S1 Manajemen)
- Dian Hanita (S1 Pendidikan Agama Islam)
- Zubaidah Rahmat (S2 Hukum)
- Fifi Nisfahul Putri (S1 Hukum)
Dalam sambutannya, Dr. Rahmat Bustanul Anwar, M.Pd., menekankan pentingnya membaca sebagai fondasi utama dalam pengembangan ilmu pengetahuan.
“Membaca bukan sekadar melihat tulisan, tetapi memahami, memaknai, dan mengolah informasi menjadi pengetahuan yang bermanfaat. Setelah membaca, langkah berikutnya adalah menulis, karena menulis merupakan cara terbaik untuk mengikat gagasan, pengalaman, dan ilmu yang telah dipelajari,” ungkapnya.
Ia juga mengajak mahasiswa untuk terus meningkatkan budaya membaca dan menulis di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Menurutnya, kemampuan literasi tetap menjadi kunci dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Pelatihan Penulisan Antologi Cerpen yang menghadirkan Triamiyati, S.Pd. sebagai narasumber dan didukung oleh Penerbit Laduny sebagai mitra kegiatan. Pelatihan ini bertujuan membekali peserta dengan keterampilan menulis kreatif sekaligus mendorong lahirnya penulis-penulis muda dari kalangan mahasiswa dan pelajar.
Melalui kegiatan ini, UM Metro terus memperkuat komitmennya dalam mengembangkan budaya literasi, meningkatkan minat baca, serta mendorong produktivitas karya tulis di lingkungan kampus dan masyarakat. Dengan hadirnya Duta Baca, dosen produktif, serta mahasiswa yang aktif memanfaatkan perpustakaan, diharapkan ekosistem literasi di UM Metro semakin berkembang dan memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan.