UM Metro Graduated 115 Students in the Joint Yudisium Period I AY 2017/2018
- 15 Agustus 2018
- Posted by: Humas UM Metro
- Category: Uncategorized @id
UM Metro – After spending more than four years of study, as many as 115 students of Muhammadiyah University of Metro were finally declared officially holding bachelor degree in the joint yudisium period I in academic year 2017/2018, located in the hall of building C campus I of UM Metro on Tuesday, August 14, 2018.
The joint yudisium were followed by four faculties of UM Metro such as Law Faculty with 13 students, Islamic Studies Faculty with 11 students, Economic and Business Faculty with 80 students, and Engineering Faculty with 11 students.
In the process, an alumnus of Islamic Studies Faculty, Ferry Sandriya represented his classmate to have a speech. He thanked to academica civity of UM Metro that had given knowledge and served them well.
“Saya mewakili rekan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada civitas Akademika UM Metro yang telah memberikan ilmu, memberikan pelayanan administrasi yang baik dalam meraih gelar kami. Selain itu, kami juga meminta maaf kalo ada salah dan khilaf. Mudah-mudahan UM Metro ke depan dapat menjadi PTM (Perguruan Tinggi Muhammadiyah) terbaik di Indonesia,” he said.
He also stated to have commitment to facilitate their junior to have job after they were succeed later. He said that it was as a service to their alma mater.
“Komitmen kami setelah lulus dari sini, adalah menjaga nama baik almamater, jika kami sukses nanti kami akan bekerjasama dengan falultas untuk memberikan peluang kerja bagi adik-adik kami di kampus ini nantinya, kemudian kami akan senantiasa berdo'a untuk UM Metro agar senantiasa menjadi PT (Perguruan Tinggi) terbaik dan menjadi PT percontohan di Indonesia kelak insya Allah,” he continued.
While dean of Law Faculty, Hadri Abunawar, S.H., M.H. who represented four deans in there congratulated over the students’ yudisium.
“Selamat berbahagia kepada seluruh alumni yang baru saja dinyatakan yudisium sebagaimana surat keputusan rektor yang dibacakan tadi. Semoga ilmu yang saudara dapat di UM Metro bisa bermanfaat, baik bermanfaat bagi saudara sendiri, keluarga, masyarakat, ataupun untuk agama,” he stated.
Ada dua hal yang perlu kami sampaikan, gunakanlah kemampuan saudara sesuai dengan gelar akademik untuk berkompentensi di lingkungan bermasyarakat. Jadikan diri saudara memiliki jati diri, kemampuan saudara dengan misi yang saudara emban tersebut.
“Yang kedua, sampaikan ucapan terima kasih kepada orang tua saudara. Kami telah mencoba untuk membantu menempa saudara, dan saat ini adalah akhir bagi kami dalam menempa saudara,” he added.
In other wise, rector of UM Metro, Prof. Dr. Karwono, M.Pd. hoped the alumnus could maintain the good name of alma mater and have contribution to the Nation.
“Peristiwa yudisium ini merupakan peristiwa yang penting karena ini adalah keberhasilan puncaknya mahasiswa. Dengan lulusnya saudara hari ini maka lulusan UM Metro yang dulunya berjumlah 15.441 orang ditambah 115 orangnya, maka totalnya adalah 15.556 orang. Oleh karenanya, saya berharap, dengan bertambahnya lulusan UM Metro, saudara daapt berkontribusi demi kebaikan bangsa. Tolong jaga nama baik almamater. Dan sampaikan terima kasih kepada keluarga saudara. Karena merekalah, saudara bisa meraih gelar sarjana ini,” he hoped.
“Kemudian saya tekankan, jangan puas dengan gelar S1. Karena di atas S1 masih ada S2, dan di atas S2 juga masih ada S3. Saya sampaikan bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala akan mengangkat derajat orang-orang yang berilmu dan beriman. Terus belajar adalah kuncinya,” he affirmed.
The last, the chairman of the Muhammadiyah Regional Leadership of Metro, Daud Shiddiq, S.Ag. gave some advices toward 115 students who had been declared as new alumnus of UM Metro. He suggested, the knowledge which they got from UM Metro should be practiced for people.
“Anda setelah lulus ini, ndak berpikir lagi semerdeka-merdekanya, Faidza faraghta fanshab wa ila rabbika farghab, Apabila kamu telah selesai dari suatu urusan, maka kerjakanlah dengan sungguh-sungguh urusan yang lain,” he explained.
Ilmu yang anda peroleh, harus diamalkan. Ilmu yang tidak diamalkan maka akan seperti pohon tak berbuah, maka tak ada gunanya dia tumbuh sehingga ditebang untuk kayu bakar.
“Yang terakhir, saya pesen jangan lupa ibadah. Anda lulusan um metro, maka saya minta tolong jaga shalatnya. Jangan sampe ada yang masih ongkang2 saat adzan maghrib berkumandang. Kemudian selaku alumni muhammadiyah, jangan lupa mengabdi untuk persyarikatan di mana tempat saudara. Berikan kontribusi saudara kepada persyarikatan,” he closed. (AL-Bayurie¦Hum)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.