UM Metro dan Universitas Palembang Teguhkan Implementasi Kerja Sama Akademik melalui Implementation Agreement Antar Program Studi

Metro – Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) terus meneguhkan komitmennya dalam memperkuat jejaring kerja sama akademik antarperguruan tinggi melalui kegiatan benchmarking kurikulum dan penandatanganan Implementation Agreement (IA) antar program studi bersama Universitas Palembang. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampus Universitas Muhammadiyah Metro sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan tinggi dan penguatan tridarma perguruan tinggi.  Auditorium, Gd. dr. Soetomo, Kampus 3 UM Metro, Sabtu, (7/2/2026).

Penandatanganan Implementation Agreement dilakukan antara Program Studi Hukum UM Metro dengan Program Studi Ilmu Hukum Universitas Palembang, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) UM Metro dengan Program Studi PBI Universitas Palembang, Program Studi Teknik Sipil UM Metro dengan Program Studi Teknik Sipil Universitas Palembang, serta Program Studi Manajemen UM Metro dengan Program Studi Manajemen Universitas Palembang.

Kerja sama pada tingkat program studi ini menjadi langkah strategis dalam mengimplementasikan kolaborasi akademik secara konkret dan berkelanjutan, khususnya dalam pengembangan kurikulum, pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, peningkatan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah, serta pengembangan berbagai program akademik kolaboratif lainnya.

Rektor Universitas Muhammadiyah Metro, Dr. Nyoto Suseno, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan benchmarking dan penandatanganan Implementation Agreement ini mencerminkan komitmen bersama untuk membangun kerja sama yang tidak bersifat seremonial semata.

“Kerja sama antarperguruan tinggi harus diwujudkan dalam implementasi nyata dan berkelanjutan. Implementation Agreement antar program studi ini menjadi instrumen penting untuk mendorong kolaborasi kurikulum, penelitian bersama, publikasi ilmiah, serta inovasi pembelajaran yang berdampak langsung pada peningkatan mutu akademik,” ujar Rektor UM Metro.

Ia juga menjelaskan bahwa UM Metro saat ini mengelola tiga kampus dengan berbagai fakultas dan program studi, serta melayani sekitar sepuluh ribu mahasiswa aktif yang berasal dari berbagai wilayah, khususnya Provinsi Lampung dan sekitarnya. Oleh karena itu, penguatan jejaring akademik menjadi bagian dari strategi institusi dalam meningkatkan daya saing pendidikan tinggi.

Lebih lanjut, Rektor UM Metro menambahkan bahwa universitas terus melakukan penguatan kualitas layanan pendidikan melalui pengembangan sistem hybrid learning, optimalisasi Learning Management System (LMS), serta penguatan layanan pendidikan inklusif melalui Pusat Edukasi dan Layanan Inklusi Terpadu (PELITA).

Sementara itu, Rektor Universitas Palembang, Dr. Ali Dahwir, S.H., M.H., mengapresiasi sambutan dan keterbukaan Universitas Muhammadiyah Metro dalam menjalin kerja sama akademik yang bersifat implementatif.

“Keterlibatan pimpinan universitas, dekan, wakil dekan, ketua program studi, dosen, hingga tenaga kependidikan dalam kegiatan ini menunjukkan keseriusan kedua institusi dalam membangun kerja sama akademik yang substantif dan berorientasi pada peningkatan mutu,” ungkapnya.

Menurutnya, Implementation Agreement antar program studi diharapkan mampu melahirkan berbagai program kolaboratif, seperti penelitian bersama, publikasi ilmiah kolaboratif, pengembangan kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan zaman, pertukaran akademik, serta penguatan pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Kegiatan benchmarking kurikulum yang menyertai penandatanganan Implementation Agreement ini juga menjadi bagian penting dalam proses evaluasi dan peningkatan mutu akademik, sekaligus mendukung pencapaian dan penguatan akreditasi program studi di lingkungan Universitas Palembang.

Melalui penandatanganan Implementation Agreement antar program studi ini, Universitas Muhammadiyah Metro dan Universitas Palembang berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi kelembagaan, meningkatkan kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, serta mendorong terwujudnya institusi pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, inovatif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global.

 

Reporter: Rozin
Fotografer: Fauzi/Inggita
Editor: Nas/Humas.