Rektor UM Metro Sebut RAPB yang Baik Beranjak dari Masa Lalu untuk Masa Depan

UM Metro – Pelaksananaan Rapat Kerja Tahunan (RKT) dan Penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPB) Tahun Anggaran 2018/2019 Universitas Muhammadiyah Metro yang berlangsung di gedung Hubungan Masyarakat dan Internasional pada 31 Juli – 01 Agustus 2018 menghadirkan Ketua Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah, PWM Lampung, PDM Kota Metro, segenap Pimpinan Rektorat, Dekan, Kaprodi dan kepala unit dalam rangka bersama-sama merencanakan kegiatan selama satu tahun ke depan.

Rektor UM Metro, Prof. Dr. Karwono, M.Pd. menyebutkan untuk mencapai kesuksesan dalam menyusun rencana kegiatan tahun anggaran 2018/2019 ke depan, semestinya masing-masing fakultas atau unit harus berangkat dari evaluasi kegiatan pada tahun sebelumnya.

Untuk menyusun RAPB ini, saya mengajak mari sejenak kita evaluasi apa saja yang sudah kita capai pada tahun sebelumnya, sehingga kita bisa merancang kegiatan untuk tahun berikutnya yakni tahun 2018/2019 dengan lebih baik lagi,” tutur Prof. Dr. Karwono, M.Pd. dalam sambutannya.

Sejauh ini, menurutnya UM Metro telah mengalami banyak peningkatan kinerja baik dari segi kualitas Prodi dengan akreditasinya maupun kualitas penelitian dan pengabdian dosennya di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM).

“Penjaminan mutu telah memulai gerakannya di mana akreditasi Prodi di lingkungan UM Metro telah terakreditasi ‘B’ semua dan ada satu yang sudah ‘A’ yakni Prodi Pendidikan Sejarah. Sementara prestasi LPPM kita saat ini sudah berada di tingkat Madya. Berangsur-angsur, kita terus ingin maju dalam rangka mewujudkan visi UM Metro ke depan,” paparnya.

“Selain itu, Prestasi UM Metro di tingkat nasional berdasarkan versi 4ICU yang dirilis pada awal tahun 2018, Alhamdulillah kita berada di peringkat 99. Sementara di tingkat PTMA (Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah) yang jumlahnya 173 se-Indonesia, UM Metro berada di peringkat 9. Kalo dilihat dari angka ini, maka visi misi UM Metro sebagai mana terwujudnya nilai-nilai Islam ke dalam kompetensi individu dan lembaga Menuju Sepuluh Besar Perguruan Tinggi Muhammadiyah Terbaik pada Tahun 2020, nampaknya sudah tercapai. Namun tentu hal ini masih dalam satu cakupan, belum mencakup keseluruhan,” tambahnya.

Lebih lanjut, guru besar UM Metro ini menyebutkan, ke depan UM Metro akan membuka satu rumpun ilmu baru yakni Ilmu Kesehatan di lingkungan UM Metro.

“Alhamdulillah saat ini kita akan membuka rumpun ilmu kesehatan, yang diketuai oleh Bapak Dr. Agus Sutanto, tentunya dengan fasilitas yang diberikan dari PP berupa rekomendasi,” tukasnya.

Dalam sambutannya, ia juga menghimbau bahwa penyusunan RAPB oleh masing-masing fakultas atau unit harus mengacu pada Renstra agar sesuai dengan visi dan misi UM Metro.

“Apa yang kita susun, harus mesti mengacu pada renstra sehingga sesuai dengan visi kita. Dananya disentralisasi di setiap bagian, sehingga saya perlukan pertanggung jawaban dari masing-masing fakultas atau unit karena ini merupakan dana umat,” pungkasnya (AL-Bayurie¦Hum).



Tinggalkan Balasan