Rektor UM Metro Sebut Mastama Bukan Perpeloncoan

Rektor UM Metro Sebut Mastama Bukan Perpeloncoan

UM Metro – “Masa Ta’aruf Mahasiswa (Mastama) tidak ada perpeloncoan, kalaupun ada yang terlambat hukumannya harus yang mendidik, tidak ada hukuman fisik.”

Pekikan itu diungkapkan oleh rektor Universitas Muhammadiyah Metro Drs. Jazim Ahmad, M.Pd., saat membuka acara Mastama di halaman Gd. B, Kampus I, Selasa (03/9/2019).

Sedangkan Mastama, menurut rektor ialah kegiatan tahunan yang sudah lazim diadakan untuk menyambut mahasiswa baru. Selain itu, Mastama juga berfungsi sebagai media dalam mengenalkan lingkungan institusinya.

“Mastama adalah kegiatan rutin UM Metro dalam mengawali tahun akademik, karena untuk menempuh pendidikan tinggi perlu dilakukan pengenalan baik tentang universitas, fakultas, program studi hingga pengenalan di unit kegiatan mahasiswa,” jelasnya.

Lebih jauh, Rektor yang sebelumnya telah dua periode menjabat sebagai wakil rektor bidang kemahasiswaan itu juga menghimbau agar peserta mematuhi semua peraturan. Tahapan kegiatan dalam Mastama seluruhnya harus diikuti oleh mahasiswa tahun akademik 2019/2020.

“Mastama wajib diikuti dan kalau ada hari dan materi yang tidak diikuti berarti adik-adik tidak mendapat sertifikat Mastama sebagai syarat yudisium sebelum diwisuda,” imbuhnya.

Tak lupa Drs. Jazim juga mengajak seluruh mahasiswa untuk bersyukur karena telah diberikan kesempatan berkuliah. Ia menggambarkan kepada semua peserta Mastama, bahwa masih banyak di luar sana yang ingin kuliah tetapi banyak terkendala oleh berbagai hal.

“Adik-adik semua merupakan orang-orang pilihan, dan sudah seharusnya bersyukur karena masih banyak di luar sana yang ingin kuliah tapi terkendala ekonomi dan berbagai hal lainnya,” ucapnya di hadapan peserta Mastama.

Terakhir, rektor menghimbau kepada panitia agar semua peserta Mastama mendapatkan pendampingan secara maksimal. Sementara diketahui, peserta Masa Ta’aruf Mahasiswa ini terdiri enam fakultas yang ada di lingkungan kampus UM Metro. Enam diantaranya ialah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Teknik, Fakultas Agama Islam, Fakultas Hukum, dan Fakultas Ilmu Komputer. (Nas/Hum).