PPDM UM Metro Tingkatkan Nilai Komoditas Lampung Barat
- 27 Agustus 2018
- Posted by: Humas UM Metro
- Category: Uncategorized @id

UM Metro – Universitas Muhammadiyah Metro melalui tim dosen yang diketuai Dr. Achyani, M.Si. tergabung dalam kegiatan Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) melakukan kerjasama dengan mitra Gapoktan karya dan KWT Mekarsari Desa Srimenanti kecamatan Air Hitam Kabupaten Lampung Barat dalam pemberdayaan dan meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan serta peningkatan ekonomi petani kopi organik.
Kegiatan yang sudah dilakukan selama 2 tahun ini bersama anggota tim pengadi yang lain yaitu Dr. Agus Sutanto, M.Si., Rasuane Noor, MSc., Fenny Thresia, M.Pd., Dedy Subandowo, M.A. rutin ke lapangan demi tercapainya target/ sasaran yakni terwujudnya budidaya organik yang produktif dan efisien serta berkembangnya rintisan usaha pengolahan menjadi produk industri makanan yang memiliki nilai tambah (added value) dan menjadi sebagai central kopi organik dan hasil perkebunan / pertanian organik.
Kegiatan yang telah dilakukan adalah penggunaan pupuk organik limbah kopi dengan starter Limbah Cair Nanas (LCN) starter Limbah Cair Nanas (LCN) hasil penelitian dan sudah dipatenkan atas Nama Dr. Agus Sutanto, M.Si. yang mana pada kegiatan ini sebagai anggota tim pengabdi. penggunaan pupuk organik limbah kopi dengan starter Limbah Cair Nanas (LCN) menggantikan atau subtitusi dengan pupuk kimia yang biasa digunakan oleh petani. Kemudian pada kegiatan Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) ini, lanjutan pada tahun ke 2 pembuatan pupuk organik berbahan batang pisang dan kulit kopi, kemudian pelatihan budidaya ternak ikan serta pembuatan pakan ternak fermentasi. Untuk KWT diadakan kegiatan dalam pengelolaan kopi petik merah olah basah, kopi jahe, kopi lanang, kopi kawa daun gula semut, kopi pinang muda dan kopi luwak. Kemudian kegiatan pengelohan pisang menjadi sale, permen kopi, entng-enting kopi dan dodol pisang. Selanjutnya pengemasan hasil produk olahan kopi telah mengalami perubahan menjadi kemasan pouch yang lebih menarik serta nilai jual yang menjadi lebih tinggi.
Kegiatan Pengembangan Desa Mitra direspon oleh masyarakat desa Srimenanti dengan antusias di mana mereka menyampaikan kegiatan ini sangat bermanfaat dalam membantu dan menumpuhkan semangat masyarakat setempat untuk terus berkembang, yang dulunya belum banyak tahu tentang pertanian organik, sekarang mereka mengerti pentingnya pertanian organik tersebut yang diterapkan di perkebunan kopi. Selanjutnya mereka yang dulunya hanya berpaku pada hasil kopi yang dijual raw material sekarang sudah mampu menghasilkan produk berupa kopi bubuk berbagai varian seperti pisang menjadi sale, permen kopi, entng-enting kopi dan dodol pisang, bahkan mereka mengerti cara membuat kemasan yang lebih menarik dan menambah nilai jual lebih. Harapan mereka kedepan kegiatan seperti ini terus berlanjut, adanya kerjasama sehingga menjadikan desa tersebut sebagai sentral kopi organik dan produk olahan lainnya. (AL-Bayurie¦Hum)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.