Pengembangan Desa Bahasa, Rektor Besama Ketua UPT Lab Bahasa UM Metro Sebagai Fasilitator
- 18 Juli 2017
- Posted by: Humas UM Metro
- Category: Uncategorized @id

UM Metro – Berangkat dari visi dan misi Pemerintah Kabupaten Lampung Timur yang salah satunya untuk menciptakan sebuah desa bahasa yang berada di Banjar Rejo kecamatan Batang Hari, Rektor UM Metro Prof. Dr. H. Karwono, M.Pd. bersama ketua Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium Bahasa UM Metro Yasmika Baihaqi, M.Pd. diminta untuk menjadi fasilitator guna mewujudkan mimpi tersebut, Minggu (16/7/17).
Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Banjar Rejo ini dihadiri langsung oleh Bupati muda dan cantik Pemkab Lampung Timur Chusnunia Chalim. Menurutnya pengembangan desa bahasa ini merupakan wujud dari visi dan misi pemerintah kabupaten lampung timur.
“Pengembangan desa bahasa ini akan menambah citra positif bagi Pemkab Lampung Timur kedepannya. Selain itu hal ini juga akan menjadi tujuan wisata di Sumbagsel, mengingat Lampung Timur juga memiliki destinasi pariwisata nasional yaitu way kambas,” paparnya.
Lebih lanjut ia menuturkan bahwa hal tersebut akan mendatangkan devisa yang cukup menarik baik untuk Pemerintah Daerah sendiri maupun masyarakat umum dan perorangan.
Sementara Rektor UM Metro Prof. Dr. Karwono, M.Pd. yang diminta untuk memfasilitator pengembangan desa bahasa tersebut menerangkan bahwa desa Banjar Rejo memiliki keunggulan-keunggulan yang mendukung sebagai desa bahasa dimana wilayahnya yang strategis untuk pengembangan ilmu pengetahuan dari tingkat SD, SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi.
“Dengan memberdayakan semua potensi yang sudah ada di masyarakat, pengembangan desa bahasa ini akan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat nantinya,” tandasnya.
Penyampaian materi yang mendalam kemudian ditambahkan oleh ketua UPT Lab. Bahasa UM Metro Yasmika Baihaqi, M.Pd. Menurutnya pengembangan desa bahasa ini adalah salah satu langkah dalam memenuhi tuntutan dunia global dengan syarat adanya persaingan sumber daya manusia yang kompetitif .
“Dengan adanya desa bahasa ini, kita akan mampu mempersiapkan sumber daya yang handal terutama di bidang IPTEK. Selain itu hal ini adalah bentuk persiapan dalam menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) bagi Lampung dan Pemkab Lampung Timur khususnya yang saat ini sudah diresmikan oleh pihak Pemenrintah,” urainya.
Dosen Pendidikan Bahasa Inggris ini juga menjelaskan hal- hal yang berkaitan dengan masalah teknis dalam pengembangan desa bahasa tersebut mulai dari pemetaan kebutuhan, perencanaan hingga hasil yang diharapkan. Kegiatan pengembangan desa bahasa tersebut dinilai akan berhasil oleh ketua UPT Lab Bahasa ini jika didukung dan memiliki kerjasama yang baik dari berbagai pihak yang terkait.
.jpg)
Selain dihadiri Bupati Lampung Timur, Kegiatan sosialisasi desa bahasa ini juga ikut menghadirkan Perwakilan DPRD Lampung Timur, Kepala Dinas PMD Lampung Timur, Kepala Desa Banjar Rejo, Perangkat Desa hingga perwakilan masyarakat Banjar Rejo. Masyarakat Banjar Rejo sebagai pusat desa bahasa ini menunjukkan sikap optimis mereka akan terwujudnya rencana kegiatan tersebut. (Al-Bayurie¦Hum)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.