Manager Online Tribun Lampung Ajak Perserta Workshop Menulis Setiap Hari

Manager Online Tribun Lampung Ajak Perserta Workshop Menulis Setiap Hari

UM Metro – Ridwan Hardiansyah merupakan sosok dibalik tayangnya pemberitaan di salah satu portal berita online di Lampung.

Ia adalah manager berita online Tribun Lampung. Rabu (09/10/2019) kemarin, dirinya berkesempatan hadir sebagai pemateri workshop penulisan jurnalistik dan keprotokolan yang digelar oleh Kantor Urusan Internasional (KUI) dan Kerjasama UM Metro.

Sebelum menguliti soal penulisan jurnalistik, dirinya sempat membeberkan keadaan dapur redaksinya.

“Dapur redaksi di Tribun Lampung hampir seperti kebun binatang, berantakan, tidak seformal di ruangan ini. Saya berharap pada saat pelatihan menulis nanti ruang ini juga ikut berantakan,” ungkapnya disambut gelak tawa 19 peserta workshop penulisan jurnalistik yang merupakan staf baru di berbagai unit kerja UM Metro.

“Jam kerja di tempat kami 23 jam, 150 sampai 200 berita tayang setiap harinya,” imbuh Ridwan.

Soal mahir menulis berita, manager online Tribun Lampung itu menyarankan supaya setiap orang yang memiliki minat dibidang jurnalistik harus memiliki segudang perbendaharaan kata.

“Agar pembaca tidak bosan, pembuat berita harus memunculkan emosi dalam berita. Disarankan banyak membaca Novel untuk memperkaya diksi,” himbaunya.

Lebih jauh ia juga menjelaskan hal terpenting yang harus tertuang dalam penulisan berita. Seperti unsur (5W+1H). What (Apa yang terjadi), Where (Di mana hal itu terjadi), When (Kapan peristiwa itu terjadi), Who (Siapa yang terlibat dalam kejadian itu), Why (Kenapa hal itu terjadi) dan How Bagaimana peristiwa itu terjadi.

Dan kunci kesuksesan dalam menulis berita, menurut Ridwan harus ditopang oleh jam terbang. Minimal setiap hari menulis satu tulisan berita. Dengan menulis setiap hari, menurutnya penulis akan menemukan fealing atau taste.

“Tulisan reporter atau jurnalis muda minimal 3 bulan baru berhasil memenuhi standar berita,” ujarnya.

Sehingga, walaupun dirinya sudah sepuluh tahun menggeluti bidang jurnalistik, Ridwan mengaku tidak pernah berhenti belajar. Dirinya dituntut mampu mengikuti perkembangan berita di zaman digital. Karena menurutnya berita di era saat ini bukan hanya berupa naskah, tetapi beragam, mulai dari berita foto, infografis dan video atau berita visual.

Sementara mengenai struktur berita menurutnya, dalam berita itu terdiri dari judul berita, teras berita atau alenia atau paragraf pertama setelah judul. Tubuh berita atau tempat seluruh informasi dijelaskan secara detail dan penutup.

Terakhir, setelah kurang lebih satu jam memberikan materi jurnalistik. Ridwan mengajak seluruh peserta praktik membuat berita dan langsung mengevaluasi prosuk berita yang ditulis oleh masing-masing peserta. (Nas/Hum).