Mahasiswa UM Metro Kembangkan Ensiklopedia Inventarisasi Filum Mollusca
- 4 September 2018
- Posted by: Humas UM Metro
- Category: Uncategorized @id
UM Metro – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Metro kembali kembangkan Ensiklopedia Inventarisasi Filum Mollusca di Hutan Mangrove Desa Purworejo, Kecamatan Pasir Sakti Kabupaten Lampung Timur. Ia adalah Rahmad wibowo, mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP UM Metro.
Berkat bimbingan Dr. Anak Agung Oka. M.Pd dan Kartika sari M.Bt.s, Rahmad mengaku akhirnya ia berhasil mengembangkan Ensiklopedia Inventarisasi Filum Mollusca di Hutan Mangrove Desa Purworejo dalam rilisnya pada Senin, 03 September 2018.
“Penelitian yang saya lakukan pada pertengahan bulan februari ini merupakan sebuah penelitian yang dapat saya katakan sebuah perjalanan menikmati keindahan alam dan belajar untuk mencintai dan melindungi seisi alam semesta baik dari lingkup flora dan faunanya,” ujarnya kepada Medium News.
Atas dasar itulah, sambungnya, maka muncul rasa bahwa keindahan alam di desa Purworejo Kecamatan Pasir Sakti bukanlah hal biasa. Kemudian saya berpikir bahwa hal ini harus didokumnetasikan dengan nilai seni agar suatu saat nanti banyak orang yang bisa melihat dan merasa takjub akan keberadaan Hutan Mangrove tersebut. Dari situlah akhirnya ensiklopedia tentang Inventarisasi Filum Mollusca mulai dikembangkan.
“Ensiklopedia ini membahas tentang fauna yang ditemukan atau didapatkan saat melakukan penelitian dan dianalisis menggunakan buku dan jurnal yang sudah terpercaya. (Ensiklopedia) ini berfungsi sebagai media pembelajaran dan bahan untuk menimbulkan daya tarik bagi pembaca untuk mencintai fauna mollusca dan terutama menjaga beberapa spesies mollusca yang sudah hampir punah,” tambahnya.
Sementara untuk penggunaanya, ensiklopedia ini sangatlah mudah, kita hanya mengikuti peta isi buku yang telah tercantum di bagian isi, lalu mengikuti semua petunjuk perbagian subnya.
“Sebenarnya produk ini dulu terinspirasi karena keinginan saya untuk membantu pengetahuan mayarakat di sekitar hutan mangrove untuk melakukan pembelajaran ketika ada kunjungan sekolah dan ingin mengeksplor hutan mangrove tersebut baik dari segi flora dan faunanya. Selama prosesnya, saya membutuhkan waktu sekitar kurang lebih selama 30 hari. (https://swatlyoga.com) Karena pembuatan produk ini melalui 3 tahapan yaitu merancang desain awal, revisi, dan validasi,” jelasnya.

Ensiklopedia ini saya rasa memiliki banyak manfaat bagi masyarakat, terutama untuk media pembelajaran bahwa pada fauna mollusca tersebut ada ciri tertentu yang dapat membedakan mollusca yang dapat dikonsumsi atau tidak, dan untuk mengetahui mafaat lainnya untuk lingkungan pertambakan atau untuk menjaga populasi hutan mangrove itu sendiri.
“Saya berharap produk ini dapat digunakan oleh masyarakat banyak, baik oleh mahasiswa dan masyarakat umum. Semoga ensiklopedia ini juga dapat membantu menuntaskan masalah akan pengetahuan tentang filum mollusca,” pungkasnya. (AL-Bayurie¦HuM)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.