Mahasiswa UM Metro Hibur Anak-anak Palu dengan Beragam Permainan Menarik

UM Metro – Lima mahasiswa UM Metro yang tergabung dalam relawan psikososial kini telah tiba di Kota Palu, Sulawesi Tengah untuk membantu meringankan beban psikis masyarakat di sana khususnya kalangan anak-anak.

Kelima mahasiswa UM Metro bersama relawan dari UM Lampung ditugaskan di lima posko yang berbeda. Menurut keterangan yang didapat Medium News dari ketua bidang relawan psikososial MDMC Lampung, Satrio Budi Wibowo, M.Psi, Rifki dan Romdon ditempatkan di posko Labuan Bajo, sedangkan Mutia dan Wuri ditempatkan di posko Sirenja, Via dan Ensya di posko Masaingi, Adang dan Arfan di posko Bobo, dan yang terakhir Rendi dan Afif ditempatkan di posko Pantoloan.

Sebelumnya, para relawan psikososial ini menerima pelatihan dari United Nations Children’s Fund (Unicef) terkait penanganan trauma dan pendampingan anak penyintas gempa di kota Palu.

“Para mahasiswa yang menjadi relawan psikososial dari Lampung, mereka terlebih dahulu mendapatkan pelatihan mengenai cara menangani trauma dan pendampingan anak penyintas gempa dari Unicef,” ujar Satrio Budi Wibowo, M.Psi. yang merupakan psikiater UM Metro.

Menurut Satrio, waktu dua bulan belajar di kampus yang ditinggalkan para  mahasiswa untuk menjadi relawan psikososial ini tidak akan sia-sia, di samping mereka memanen pahala yang cukup banyak, mereka juga berkesempatan memperoleh ilmu langsung dari Unicef.

“Walau mahasiswa/ relawan harus meninggalkan kegiatan belajar di kampus selama 2 bulan, akan tetapi mereka malah mendapatkan bekal dari ahli di Unicef. Dan mereka bisa langsung mempraktikkan materi yang mereka dapatkan,” tukasnya.

Sebagai informasi, mahasiswa UM Metro telah terjun ke lapangan untuk menghibur anak-anak penyintas gempa di kota palu. Sebagian dari mereka ada yang mengajarkan beatbox kepada anak-anak di sana. Sebagian yang lain ada yang mengajak mereka untuk bernyanyi bersama. (AL-Bayurie¦Hum)



Tinggalkan Balasan