Mahasiswa UM Metro Borong Empat Juara dalam Peksimda Provinsi Lampung Tahun 2018

UM Metro – Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Provinsi Lampung yang berlangsung di beberapa Perguruan Tinggi membawa angin segar bagi Universitas Muhammadiyah Metro. Pasalnya event yang dilaksanakan dua tahun sekali ini membuat empat mahasiswa UM Metro berhasil memborong empat juara.

Empat mahasiswa UM Metro tersebut adalah Riska Setiasih yang berhasil menyabet Juara I cabang Melukis, Muhammad Romadona sebagai Juara II cabang Penulisan Lakon, Eri Lestari sebagai Juara III cabang Solo Dangdut Putri, dan Arif Hidayah Tulloh sebagai Juara III cabang Monolog.

Menurut informasi yang diumumkan oleh ketua Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia Lampung, Prof. Dr. Karomani, M.Si. bahwa Riska Setiasih akan mewakili Lampung untuk bersaing dengan kontigen dari provinsi lainnya dalam memperebutkan Juara di Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) XIV yang akan berlangsung di Yogyakarta pada 15-21 Oktober mendatang.

Muhammad Romadona yang merupakan mahasiswa Bimbingan Konseling semester enam mengungkapkan kesannya sebagai sang juara II dalam penulisan lakon. Menurutnya penulisan lakon miliknya tersebut merupakan karya perdananya.

“Cukup membanggakan bisa menjadi juara II cabang penulisan lakon dalam Peksimida 2018 ini. Kemarin itu, kita dari 6 universitas yang ikut. Keseluruhannya ada 15 peserta dan kita berhasil masuk sebagai Juara II. Dan yang mengesankan bagi saya adalah bahwa karya ini merupakan penulisan pertama saya. Saya rasa sebagai pendatang baru hal ini cukup membanggakan bagi saya sendiri dan tentunya bagi UKM Theater Mentari UM Metro,” ujarnya kepada Medium News saat diwawancarai di gedung Hubungan Masyarakat dan Internasional UM Metro pada Senin, 13 Agustus 2018.

Meski demikian, menurutnya sebagai pendatang baru, dirinya mengaku menemukan beberapa kesulitan dalam melakukan penulisan lakon tersebut. “Kalo dalam perlombaan kemarin, penulisan EYD nampaknya yang kurang tepat, alur berita yang masih monoton, serta wawasan saya pribadi yang saya pikir masih kurang. Ke depan, saya akan terus berkarya untuk mendapatkan tulisan yang bagus dan bisa dipentaskan dalam pementasan theater,” tambahnya.

Sementara, Eri Lestari yang berhasil menyabet Juara III cabang Solo Dangdut Putri dalam Peksimida yang berlangsung di Universitas Malahayati tersebut menitikkan kesan yang berbeda. Menurutnya lagu dangdut memiliki kekhasan tersendiri baginya, sehingga ia ingin memperkenalkan kepada mahasiswa bahwa lagu dangdut juga adalah lagu yang keren untuk dinikmati bagi remaja.

“Yang pasti bangga juga, sebelumnya gak pernah ikut event besar seperti yang diselenggarakan Peksimida ini, dan pada akhirnya dapat Juara III. Dan hal ini saya ingin memperkenalkan juga kepada mahasiswa bahwa mahasiswa juga bisa bernyanyi dengan genre dangdut yang selama ini dinilai ketinggalan oleh sebagian mahasiswa,” terangnya.

Berbeda dengan kedua mahasiswa di atas, Arif Hidayah Tulloh yang berhasil merebut Juara III cabang Monolog menuturkan, kesulitan yang ia hadapi dalam mempersiapkan Peksimida ini adalah menghafal.

“Monolog yang saya lakukan bertema Pidato. Saya melakoni naskah pidato karya Putu Fajar Arcana, dengan menghabiskan waktu kurang lebih selama enam belas menit. Yang paling  sulit bagi saya dalam memerankan naskah tersebut adalah menghafal. Biasanya kita kan ada sutradara kalo pentas seperti ini, tapi kemarin semuanya dipegang oleh saya sendiri mulai dari sutradara, aktor peran, hingga persiapan lainnya. Belum lagi waktu yang digunakan untuk berlatih hanya satu minggu sebelum hari H. Meski demikian, Alhamdulillah masih bisa meraih juara III,” jelasnya.

Agil Lepiyanto, M.Pd. yang merupakan pembina UKM Theater Mentari ikut mengomentari bahwa skill mahasiswa binaannya ini dinilai cukup mumpuni. Menurutnya hal tersebut selain disebabkan atas latihan yang sering diasah selama bergabung di UKM Theater Mentari, juga dikarenakan hobi mereka sewaktu duduk di bangku SMA.

“Turut bangga, empat mahasiswa kita berhasil mengharumkan almamater UM Metro. Apalagi ada satu mahasiswa kita yang berhasil meraih juara I dan akan mewakili Lampung untuk cabang Melukis di tingkat nasional. Memang kalo saya lihat, skill mereka luar biasa. Masing-masing mahasiswa punya bakat tersendiri, tentu hal ini merupakan bakat alami mereka,” tukasnya kepada Medium News setelah melakukan sesi Foto bersama Rektor dan Wakil Rektor UM Metro. (AL-Bayurie¦Hum)



Tinggalkan Balasan