Mahasiswa KKN PPM UM Metro Terlibat dalam Pelatihan Pembuatan Tepung Mocaf

Mahasiswa KKN PPM UM Metro Terlibat dalam Pelatihan Pembuatan Tepung Mocaf

UM Metro – Kamis (1/8), mahasiswa KKN-PPM Universitas Muhammadiyah (UM) Metro menyelanggarakan pelatihan pembuatan tepung cassava (Modifed Cassava Flour, yang berbahan dasar singkong.  Acara berlangsung di Balai Desa Restu Baru (Rb 4), Rumbia, Lampung Tengah.

Parti, sebagai pengurus Asosiasi Kelompok Wanita Tani (ASKOWANI) memberikan pelatihan kepada dua KWT (Kelompok Tani Wanita) terkait pembuatan tepung cassava, mulai dari pengadaan bahan baku sampai dengan tepung yang siap konsumsi.

“Untuk proses membuat tepung cassava, sebelumnya kita harus menyiapkan singkong sebagai bahan baku utamanya. Setelah terkumpul, diseleksi atau memisahkan singkong yang kualitasnya kurang bagus. Tahap selanjutnya singkong dikupas, dicuci, dipotong sesuai ukuran yang diinginkan. Setelah itu singkong memasuki tahap fermentasi, penggaraman, pengeringan dan penepungan,” ungkapnya.

Lebih jauh Parti juga memberikan penekanan kepada semua anggota KWT yang mengikuti pelatihan. Menurutnya, pelatihan yang ia sampaikan tidak akan berdampak apapun jika tidak didorong oleh kesungguhan para anggota KWT. Karena menurut Parti, untuk mewujudkan KWT yang sukses faktor sumber daya manusianya sangat berperan.

“Cara agar berhasil untuk membangun KWT adalah harus mempunyai ambisi, mau berlatih, dapat memotivasi diri, visualisasi, fokus pada tujuan, dan tertantang untuk tidak takut gagal,” tegasnya.

“9 Kunci sukses membangun KWT yaitu harus sabar, ulet, tegar, bersyukur, mempunyai keyakinan, percaya diri, berani mengambil resiko, disiplin, dan mempunyai komitmen,” sambung Parti.

Diketahui, pelatihan tersebut juga dihadiri oleh Drs. Anak Agung Oka, M.Pd., sebagai wakil rektor Bidang Kemahasiswaan dan Riswanto M.Pd., sebagai Ketua Tim Program KKN PPM UM Metro, yang sejak awal telah melakukan pemberdayaan kepada berbagai Kelompok Tani Wanita di Desa Reno Besuki dan Desa Restu Baru, Lampung Tengah.

Dalam melaksanakan pemberdayaan di dua desa tersebut, Riswanto, M.Pd., juga membimbing mahasiswa yang tengah menyelesaikan program KKN supaya terjun ke masyarakat. Dengan membawa misi pengembangan potensi sumber daya yang terdapat di lokasi pengabdian.

 

 

Kontributor: Mahasiswa KKN-PPM (Teguh Santoso, Eka Zulfiana, Reza).

Editor: Nas/Hum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *