Kunjungi Batan, Mahasiswa UM Metro Pelajari Reaktor Nuklir

Kunjungi Batan, Mahasiswa UM Metro Pelajari Reaktor Nuklir


UM Metro – Mahasiswa Pendidikan Fisika Universitas Muhammadiyah Metro baru pertama kali berkunjung ke Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN). Beberapa mahasiswa menganggap bahwa nuklir adalah sesuatu yang menakutkan seperti apa yang terlihat dan diberitakan di televisi. Namun hal itu sedikit berkurang ketika mendapat penjelasan dari Bapak Suryantoro, salah seorang staff BATAN, Kamis (31/01/2019).

Keselamatan kerja di BATAN adalah satu hal yang diutamakan. Nuklir tidak berbahaya selama kita mematuhi rambu-rambu yang telah ditetapkan dan ada beberapa alat penunjang untuk mendeteksi radiasi nuklir, sehingga kita tidak perlu khawatir ketika terpapar radiasi nuklir,” jelasnya.

Menurutnya ruang reaktor adalah salah satu hal yang menarik sekaligus menantang mahasiswa Pendidikan Fisika UM Metro untuk dipelajari. Melalui bimbingannya, mahasiswa Pendidikan Fisika UM Metro ikut masuk serta mengamati proses pengoperasian mesin reaktor nuklir yang menghasilkan daya untuk salah satu energi pembangkit listrik.

“Reaktor dengan kapasitas awal 250 Kw pada tahun 1965 hingga kini telah diperbaharui sehingga daya keluarannya mencapai 2000 Kw. Namun Indonesia belum berani menggunakan nuklir secara maksimal. Hal itu dikarenakan ketakutan masyarakat tentang bahaya nuklir berbeda dengan Negara maju seperti Jepang dan Korea yang telah memanfaatkan nuklir sejak lama,” tukasnya. (Bi/Hum)

Penulis : Alita Kusumastuti