Kian Amboro, M.Pd. Tegaskan Bahwa UM Metro Saat Ini Bukan Lagi Bagian dari PT di Indonesia tapi Dunia

UM Metro – Kepala Bagian Akademik, Universitas Muhammadiyah Metro, Kian Amboro, M.Pd. baru saja mengkabarkan kepada dosen dan karyawan UM Metro bahwa UM Metro saat ini bukan lagi bagian dari Perguruan Tinggi yang ada di Indonesia namun dunia.

Dengan adanya operasi Perguruan Tinggi asing di Indonesia maka mulai sekarang PTMA di Indonesia termasuk UM Metro harus membangun kesadaran bahwa UM Metro saat ini bukan lagi bagian PT di Indonesia tapi salah satu PT yang ada di dunia,” ujarnya.

Hal ini ia ungkapkan saat memberikan sosialisasi hasil Diskusi Roundtable bersama Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah di Indonesia mengenai Penguatan Pengelolaan Kantor Urusan Internasional yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Jakarta dua pekan lalu kepada dosen dan karyawan UM Metro di Masjid Ulul Albab Kampus I UM Metro usai pengajian dhuha bersama Ustadz Masnuni M. Ro’i, Jum’at (16/3/18).

Menurutnya maraknya isu yang beredar di tanah air mengenai Perguruan Tinggi Asing yang akan beroperasi di Indonesia ditanggapi serius oleh Majelis Diktilitbang.

Diskusi ini berangkat dari isu banyaknya Perguruan Tinggi Asing yang akan beroperasi di Indonesia. Sehingga Majelis Diktikitbang mengajak PTMA di Indoensia untuk bersiap menghadapi isu tersebut,” tukas Kian Amboro, M.Pd. yang juga merupakan dosen Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UM Metro.

Sementara itu, Majelis Diktilitbang memuji keberhasilan UM Metro dalam mendapatkan hibah Program Transfer Kredit ke UKM Malaysisa dari Kemenristekdti. Menurut mereka hal itu merupakan capaian yang luar biasa untuk sebuah Perguruan Tinggi yang baru merintis Kantor Urusan Internasional.

“UM Metro mendapat apresisasi yang luar biasa dari Mejelis Diktilitbang atas peraihan program transfer kredit yang tempo hari pernah didapat UM Metro. Karena hanya ada dua dari 173 PTMA yang berhasil mengikuti program transfer kredit tersebut yakni UM Metro dan UM Purwokerto,” pungkasnya.



Tinggalkan Balasan