Keren! Baru Terjun PPLT, Mahasiswa UM Metro Diminta Ikut Menyeleksi Kelas Peminatan

UM Metro – Saat ini semua mahasiswa yang mengikuti Program Pengalaman Lapangan Terpadu (PPLT) yang difasilitasi UPT PPLT Universitas Muhammadiyah Metro telah berada di lokasi kegiatan baik di sekolah maupun di masyarakat.

Berbagai kesan pertama yang mereka dapatkan di lapangan kini mulai dibagi ke Medium News (Media Universitas Muhammadiyah Metro), salah satunya datang dari salah satu mahasiswa yang ditugaskan di SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Metro, yang menjadi salah satu Sekolah Menengah Pertama terbaik di Kota Metro.

“Selain melaksanakan  program fullday school,  sekolah ini juga menyediakan program peminatan untuk siswa-siswi yang berminat dalam memilih mata pelajaran. Ada 4 jenis mata pelajaran peminatan yang ada di sekolah ini yaitu : Bahasa Inggris,  Bahasa Arab,  Bahasa Jepang dan Tahfidz,” ujar Arvi Puspita Riani kepada Medium News pada Selasa, 17 Juli 2018 kemarin.

Menurutnya, diantara empat mata pelajaran peminatan diatas, ada satu mapel peminatan yang banyak dipilih oleh siswa-siswi di sekolah tersebut, yang kini harus melibatkan mahasiswa PPLT UM Metro untuk ikut menyeleksi berapa siswa yang layak untuk diterima. Hal tersebut ia jelaskan, lantaran perbandingan kuota dan pendaftar yang tidak seimbang. (dunkinbahamas.com)

“Ternyata, Bahasa inggris menjadi program peminatan yang sangat diminati oleh siswa-siswi yang ada disekolah ini. Pasalnya hanya peminatan Bahasa Inggris-lah yang mencapai batas siswa hingga maksimum dibanding dengan peminatan lainnya.  Siswa-siswi yang berminat untuk mengambil mata pelajaran ini yaitu sekitar 242 orang sedangkan kuota yang tersedia hanya terbatas yaitu 180 orang saja.  Maka dari itu, kami selaku mahasiswi PPLT UM Metro diminta ikut membantu dalam menyeleksi siswa-siswi yang terpilih masuk ke peminatan bahasa inggris tersebut,” tukasnya.

Lebih lanjut, mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris UM Metro ini memaparkan, cara mereka menyeleksi siswa yang layak atau tidak untuk masuk ke kelas peminatan mapel Bahasa Inggris tersebut dengan memberikan soal-soal pre-test.

“Kami diminta memberikan pre-test yang berguna untuk mengetahui sejauh mana kemampuan bahasa Inggris para siswa-siswi disana. Dengan seperti itu, maka bisa terlihat dari hasil pretest yang diberikan oleh mahasiswa PPLT kepada siswa-siswi, apakah sudah mencapai standar kelulusan untuk terpilih dalam peminatan bahasa inggris atau belum. Jika siswa siswi tidak lolos dalam mengikuti pretest tersebut maka siwa siswi tersebut direkomendasikan untuk mengikuti peminatan lainnya.  Dengan hal ini terbukti bahwa bahasa inggris menjadi mata pelajaran yang sangat diminati di skolah ini dan menjadi idaman,” pungkasnya. (AL-Bayurie¦Hum)



Tinggalkan Balasan