Kajian Ramadan 1439 H UM Metro Definisikan Cara Masuk Syurga Bersama
- 7 Juni 2018
- Posted by: Humas UM Metro
- Category: Uncategorized @id
UM Metro – Universitas Muhammadiyah Metro gelar kajian Ramadan 1439 H bersama Al-Ustadz Samson Fajar, M.Sos.I. dengan tema “Bagaimana cara Civitas Akademika UM Metro bisa Masuk Syurga Bersama-sama” bertempat di Masjid Ulil Albab pada Rabu, 06 Juni 2018.
Kajian Ramadan 1439 H yang diperuntukkan bagi Civitas Akademika UM Metro ini dihadiri oleh segenap Pimpinan UM Metro mulai dari Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Kepala Unit hingga dosen dan karyawan.
Rektor UM Metro, Prof. Dr. Karwono, M.Pd. dalam sambutannya menghimbau dosen dan karyawan di lingkungan UM Metro untuk senantiasa bersyukur. Menurutnya karena dengan bersyukur dapat mengatur hati terlebih mensyukuri atas nikmat yang Allah Subhanahu Wata’ala berikan melalui Tunjangan Hari Raya (THR) dan Gaji Ketigabelas dari UM Metro.
“Mari senantiasa kita bersyukur atas apa-apa yang Allah berikan kepada kita. Karena dengan bersyukur, maka Allah akan tambah rezekinya, sebagaimana yang diterangkanNya dalam surat Ibrahim ayat 7. Selain itu bersyukur juga dapat memanaje hati kita, tentunya dengan ditopang melalui silahturahmi. Allah berikan rezeki Bapak/Ibu melalui THR dan Gaji Ketigabelas, lalu silahturahminya kita lakukan dengan menggelar Kajian Ramadan hari ini,” ujar Prof. Dr. Karwono, M.Pd. sebelum membuka acara secara resmi.
Sementara itu, Al-Ustadz Samson Fajar, M.Sos.I. selaku pemateri, menyampaikan pentingnya masuk syurga bersama-sama. Menurutnya hal tersebut merupakan kesempatan yang sangat baik bagi kaum muslim terutama di lingkungan UM Metro.
“Ibnu Al-Jauzi berpesan kepada murid-muridnya [Kalo nanti ketika kalian tidak menemuiku di syurga, tolong tanyakan kepada Allah bahwa Ibnu Al-Jauzi adalah guru saya.] (hal) Ini berpesan bahwa amalan menuju syurga tidak bisa dengan sendirian, ada unsur orang lain agar masuk syurga. Maka Bapak/Ibu sekalian, perbanyaklah saudara-saudara mukmin. Karena saudara-saudara mukmin tersebut yang akan membantu Bapak/Ibu di yaumil kiamah nanti,” paparnya.
Makanya Bapak/Ibu jangan pernah merasa diri paling baik dibanding yang lain, sambungnya. Kita tidak pernah tahu, bisa jadi orang yang kita anggap tidak lebih baik dari kita selama ini, ternyata dialah yang akan menolong kita nanti untuk masuk syurga.
“Di lain sisi, orang yang suka melakukan kedzaliman, meski dengan amalan pribadinya dapat menghantarkan dirinya ke syurga-Nya. Namun ia akan ditarik oleh Allah lantaran kedzaliman tersebut hingga kedzaliman itu menghantarkan dirinya ke neraka. Allah ambil satu persatu amal yang ia lakukan untuk menutupi kedzalimannya, ternyata amalnya sudah habis, sementara kedzaliman yang ia lakukan masih menumpuk,” lanjutnya.
“Makanya dengan memperbanyak teman terutama teman-teman yang sholeh adalah kunci agar kita bersama-sama masuk syurga-Nya. Ada seseorang yang diperintahkan Allah untuk menyelamatkan teman-temannya yang berada di neraka dengan alasan karena mereka shalat bersama, haji bersama, puasa bèrsama. Makanya begitu juga dengan kita yang di UM Metro, kita puasa bersama, shalat bersama sehingga menuju syurga bersama-sama,” tukasnya.
Acara Kajian Ramadan 1439 H UM Metro ini kemudian dilanjutkan dengan buka bersama yang berlangsung di gedung Rektorat bersama keluarga dosen dan karyawan UM Metro beserta perwakilan mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa. (AL-Bayurie¦Hum)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.