Halaqoh Cinta, Bisa Jadi Dengan Masalah Yang Allah Berikan, Kita Akan Sujud Lebih Lama

UM Metro – Setelah sukses dengan kegiatan klinik Al-Qur’an jilid 1 yang di gelar di taman Kota Metro, devisi mubalighot Korps Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah (KM3) UM Metro melanjutkan kiprahnya dengan menghelat Halaqoh Cinta di lingkungan UM Metro yang di ikuti oleh puluhan kaum hawa, kamis (13/4/17).

Kajian Halaqoh Cinta yang bertema kerinduan sang pemilik hati di tenggarai oleh ustadzah Evi Taufiqoh, S.Kom.I. yang juga merupakan alumni atau lulusan terbaik UM Metro saat itu. Kegiatan yang mengangkat sebuah kata mutiara yang indah dari ulama yang berbunyi “diantara hamba-hamba-Nya yang paling dicintai adalah seorang hamba yang selalu menengadahkan tangannya untuk meminta kepada sang pemilik hati” mengantarkan para bani hawa menyakini bahwa setiap masalah apa saja yang datang menimpa mereka adalah sebuah tanda bahwa Allah sedang merindukan mereka. Sebagaimana yang di sampaikan ustadzah cantik ini dalam penyampaiannya di moment tersebut.

“Karena judulnya kerinduan dari sang pemilik hati bahwa setiap masalah yang hadir pada diri kita besar atau masalah kecil sekalipun yakinlah bahwa masalah itu datang sebagai tanda atau clue bahwa Allah sedang merindukan kita,” papar Ustadzah Evi melalui jejaring sosial BBM saat di mintai keterangan oleh tim Humas UM Metro terkait acara tersebut, sabtu (15/4/17).

Ustadzah cantik ini menjelaskan bahwa masalah yang datang bukan semata untuk mencerca sang hamba namun hal tersebut dapat menciptakan atmosfer baru antara hamba dan Tuhannya, menghantarkan kedekatan yang jauh lebih erat dari sebelumnya sehingga cinta sang hamba jauh lebih mendalam dengan penuh harap semata-mata hanya kepada sang Khalik.

“Bisa jadi dengan masalah yang Allah berikan, kita akan sujud lebih lama dari biasanya, dengan masalah yang Allah berikan kita akan lebih banyak beristighfar yang lebih banyak dari biasanya,” tutur Ustadzah Evi.

Ustadzah Evi juga berpesan kepada jamaahnya agar senantiasa berprilaku yang terbaik dari apa yang bisa mereka lakukan dengan memposisikan diri mereka seakan-kan hidup di dunia hanya ada mereka dan Allah Azza Wajalla.

“Pesan saya buat mereka adalah lakukan yang terbaik apa yang bisa kita lakukan. Jadilah pribadi seakan-akan bahwa kita hidup di dunia ini hanya kau dan Allah dan orang-orang yang ada di sekeliling kita adalah wasilah agar kita bisa berjumpa dengan Allah SWT,” terangnya.

Kegiatan halaqoh cinta ini cukup menarik perhatian jamaah akhwat di sana. Sikap antusias terpampang jelas di muka mereka seperti yang di haturkan oleh ustadzah Evi langsung kepada tim humas.

“Respon audience Alhamdulillah sangat antusias, mereka semangat bahkan bisa di katakan gak ada yang berkedip,” tambahnya sedikit bercanda.

“Saya berharap pihak kampus terus mensupport acara-acara seperti ini,” pungkasnya. (Al-Bayurie¦Hum)



Tinggalkan Balasan