Hadir Memberi Segudang Manfaat
- 26 Juli 2018
- Posted by: Humas UM Metro
- Category: Uncategorized @id
UM Metro – Tak henti-hentinya kisah mahasiswa yang mengikuti Program Pengalaman Lapangan Terpadu (PPLT) Tematik Universitas Muhammadiyah Metro yang sudah diterjunkan di beberapa sekolah dari tahun ke tahun di tiga Kabupaten/Kota memberikan kesan tersendiri bagi mereka.
Sebuah kisah yang diperankan aktor yang beranjak pada naskah seringkali mengalami improvisasi baik oleh aktornya sendiri maupun oleh sang sutradara. Hal ini juga berlaku pada peserta PPLT Tematik yang sedang ditugaskan di SMP Negeri 1 Metro ini. Mereka yang ditujukan sebagai tenaga pengajar magang di sekolah, tak melulu menjalani rutinitasnya berdasarkan tugas yang diberikan pihak UPT PPLT, namun terus adanya improvisasi.
Meski begitu, improvisasi tersebut akan menghiasi pengalaman lapangan terpadu mereka, yang akan menguatkan semangat, serta mendidik karakter mereka agar lebih matang dalam menjadi abdi negara nantinya sebagaimana yang tertera dalam UUD sebagai bagian mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Pada pertemuan awal kami di SMP Negeri 1 Metro, kami membantu perpustakaan SMP Negeri 1 Metro untuk meregistrasi buku baru yang masuk, memberi nomer dan stempel, ada sekitar 3204 buku diantaranya, 267 buku Bahasa Inggris, 267 buku Matematika, 267 buku IPA semester 1, 267 buku IPA semester 2, 267 buku IPS, 267 buku PAI, 267 buku Pendidikan Kewarganegaraan, 267 buku Bahasa Indonesia, 267 buku Seni Budaya, 267 buku Prakarya semester 1, 267 buku Prakarya semester 2, dan 267 buku Penjaskes. Masing-masing buku harus kami beri nomer di sampul, beri cap keterangan nomer buku, kapan buku masuk, dan yang terakhir stempel SMP Negeri 1 Metro,” ujar Desi Wulandari kepada Medium News melalaui rilisnya pada Kamis, 26 Juli 2018.

Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris UM Metro ini menjelaskan, dengan kerjasama antar mahasiswa PPLT-Tematik dan pihak perpustakaan sekolah, tugas segudang tersebut pada akhirnya dapat diselesaikan dengan baik.
“Itu kami selesaikan bersama-sama dengan penuh semangat, melihat pustakawan SMP Negeri 1 Metro yang sudah berumur dan hanya berjumlah 2 orang, kami tidak bisa membayangkan akan terselesaikan dalam berapa lama, sementara buku-buku tersebut sudah sangat dibutuhkan untuk proses belajar. Tidak hanya itu selain meregistrasi buku baru, kami juga menyusun buku-buku lama yang sudah dipulangkan oleh siswa, ya sedikit lebih banyak dari meregistrasi, sebab dari kelas 7 dan 8 buku yang kami susun, tapi itu semua tidak mematahkan semangat kami untuk membantu agar proses belajar mengajar segera berlangsung,” katanya.
“Minggu kedua kami di SMP Negeri 1 Metro sedang kita mulai, namun kontribusi kami dalam membantu perpustakaan sedikit berkurang, sebab kami sudah mempunyai tugas piket disekolah serta mengisi kelas, namun ketika kami sedang tidak sibuk kami tetap diminta membantu perpustakaan,” tukasnya. (AL-Bayurie¦Hum)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.