FKIP UM Metro Helat Semnasdik 2017, Ratusan Audiens Berhasil Terhipnotis
- 14 Agustus 2017
- Posted by: Humas UM Metro
- Category: Uncategorized @id
UM Metro – Seminar Nasional Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UM Metro di tahun 2017 berhasil hipnotis ratusan audiens selama berlangsungnya kegiatan yang diselenggarakan di Aula Gedung E Kampus I UM Metro, Sabtu (13/8/17).
Pasalnya Semnasdik yang mendatangkan dua narasumber ternama nasional ini melayangkan tema yang sangat menarik untuk menopang masa depan Indonesia yakni “Membangun Generasi Berpendidikan dan Religius Menuju Indonesia Berkemajuan” yang digagas sebagai forum strategis dalam mempertemukan banyak pihak, guna mewadahi ide, temuan, maupun solusi dari berbagai hasil penelitian mahasiswa, guru, dosen, serta pakar pendidikan dalam perkembangan ilmu pengetahuan khususnya ilmu pengetahuan di bidang pendidikan.
Kedua narasumber tersebut adalah Prof. Dr. H. Arief Rachman, M.Pd yang merupakan seorang Pakar, Tokoh, Praktisi dan Konsultan Pendidikan Republik Indonesia dan Prof. Dr. H. Marzuki Noor, M.S. adalah salah satu dari tiga Guru Besar UM Metro yang saat ini menjabat sebagai ketua umum Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung.
Dr. Handoko Santoso, M.Pd. sebagai ketua pelaksana melaporkan bahwa Semnasdik tahun 2017 ini diikuti oleh sedikitnya enam provinsi dimana empat dari enam provinsi tersebut berasal dari pulau jawa seperti Provinsi Jawa Timur, Provinsi Jawa Tengah, Jakarta dan Banten. Sementara dua provinsi yang tersisa adalah Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Lampung sendiri sebagai tuan rumah.
“Dari ke-enam provinsi yang mengikuti Semnasdik FKIP UM Metro tahun 2017 kali ini, terdapat 82 Pemakalah yang namanya sudah masuk dalam daftar kami, ditambah dengan peserta seminar yang berjumlah 45 peserta. Paper / artikel yang akan di presentasikan oleh masing-masing pemakalah pada hari ini akan dicatut dalam sebuah buku yang disebut Proceeding ber-ISBN sebagai bentuk luarannya,” terang Lektor Kepala Prodi Pendidikan Biologi ini.
Mantan Rektor UM Metro ini juga menambahkan bahwa keberhasilan Semnasdik tersebut tidak terlepas dari kerja keras tujuh program studi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Terdapat 50 dosen dan 15 mahasiswa yang tersatukan dari berbagai program studi seperti Bimbingan Konseling, Pendidikan Sejarah, Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Matematika, Pendidikan Fisika, Pendidikan Biologi dan Pendidikan Bahasa Inggris yang memprakarsai suksesnya acara nasional ini.
Tidak kurang dari 251 peserta yang turut hadir dalam memeriahkan acara tersebut yang dibuka secara resmi oleh Pelaksana Harian (Plh) Rektor UM Metro Dr. Muhfahroyin, M.T.A. Menurutnya terselenggaranya Semnasdik ini berangkat dari 3 dasar pedoman kerja FKIP UM Metro yakni Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Renstra UM Metro dan Renstra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UM Metro.
Lebih lanjut ia menuturkan bahwa ada tiga tujuan dasar dihelatnya Seminar Nasional Pendidikan yakni untuk memberikan kesempatan kepada para peneliti mahasiswa, guru, dosen, serta pakar pendidikan, untuk menyampaikan ide/pemikiran, hasil penelitian dan atau studi literature, untuk merefleksikan makna Kebangkitan Nasional dalam membangkitkan pendidikan nasional, dan untuk mengetahui serta memahami permasalahan-permasalahan sektor pendidikan nasional.
“Kami menargetkan dengan terselenggaranya Seminar Nasional Pendidikan ini paling tidak ada tiga poin yang harus digaris bawahi dimana ketiga hal tersebut berfokus untuk memperoleh pengetahuan baru tentang pendidikan baik, metode penelitian, model pembelajaran, ilmu pengetahuan di bidang pendidikan serta isue-isue pendidikan di Indonesia, terpaparkannya permasalahan-permasalahan faktual dalam sektor pendidikan nasional, dan diperoleh pengetahuan tentang bagaimana membangun generasi berpendidikan dan religius menuju indonesia berkemajuan melalui pendidikan yang mengintegerasikan nilai-nilai islam dalam setiap pembelajaran,” pungkasnya. (Al-Bayurie¦Hum)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.