Fenny Thresia, M.Pd. Titip 9 Mahasiswa PPLT kepada Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Sekampung

UM Metro – Salah satu program tahunan Unit Pelaksana Tugas (UPT) Program Pengalaman Lapangan Terpadu (PPLT) adalah memfasilitasi praktik mengajar calon guru yang juga mahasiswa di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Metro di beberapa sekolah khususnya mahasiswa yang akan memasuki semester tujuh sebagai tahapan perkuliahannya.

Untuk mensuskseskan hal tersebut, pihak UPT PPLT-pun menunjuk beberapa dosen di lingkungan FKIP untuk memberikan bimbingan dan pendampingan kepada mahasiswa selama mereka praktik mengajar baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat yang diberi nama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Hal inilah yang menghantarkan salah satu DPL-PPLT dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fenny Thresia, M.Pd. untuk menitipkan 9 mahasiswa bimbingannya kepada kepala Sekolah SMA Negeri 2 Sekampung Lampung Timur, tempat di mana mereka ditugaskan untuk praktik mengajar.

Fenny Thresia, M.Pd. meminta Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Sekampung untuk memberikan bimbingan dan arahan kepada mahasiswa bimbingannya tersebut selama praktik mengajar di sana.

“Mohon bantuannya dari Bapak (Kepala Sekolah SMAN2 Sekampung) untuk memberikan bimbingan kepada mahasiswa kami ini. Meski status mereka di sini sebagai guru magang, namun kemampuan mengajar mereka belum sebaik Bapak/Ibu. (Diazepam online) Namanya di kampus ya pak, mereka micro-teachingnya dengan mahasiswa seangkatan mereka sendiri, yang sudah paham materinya, yang sudah bisa dikondisikan, sehingga kesan mengajar yang mereka peroleh masih minim sekali,” ujarnya kepada Kepala Sekolah beserta Wakil Kepala SMA Negeri 2 Sekampung yang bertempat di ruang Kepala Sekolah pada Selasa, 17 Juli 2018.

Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Sekampung menyambut baik kegiatan PPLT UM Metro yang bertempat di sekolah yang ia pimpin tersebut.  Ia juga menyampaikan, 9 mahasiswa yang kini menjadi tanggung jawabnya untuk diberikan bimbingan dan pendampingan dalam praktik mengajar telah dicarikan guru pamong yang sesuai dengan bidangnya.

Nanti adik-adik ini akan dibimbing oleh guru pamong sesuai dengan jurusan mereka. Anggap saja guru pamong tersebut, adalah teman, karena di sini statusnya bukan mahasiswa lagi, namun di sini statusnya telah berubah jadi pengajar. Berikut juga dengan guru-guru yang lain, mereka adalah teman adik-adik, jadi silahkan berbaur. Untuk tempat mereka nanti, sudah kami bagi, sebagian nanti ada yang di Perpustkaan, sebagian juga ada yang di Lab. Harap maklum dengan fasilitas yang ada di sini. Mudah-mudahan dapat berjalan lancar dan bermanfaat buat adik-adik sekalian,” jelasnya. (AL-Bayurie¦Hum)



Tinggalkan Balasan