Ensiklopedia Situs Sejarah Lokal di Lampung Hantarkan Ni Made Prastiti Murtiarina Raih Gelar Sarjana
- 5 Juli 2018
- Posted by: Humas UM Metro
- Category: Uncategorized @id
UM Metro – Sebuah Ensiklopedia yang mengangkat situs sejarah lokal di Lampung berhasil menghantarkan Ni Made Prastiti Murtiarina, mahasiswa Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Metro raih gelar Sarjana.
Mahasiswa bimbingan Bobi Hidayat, M.Pd. dan Kian Amboro, M.Pd. ini menuturkan bahwa Ensiklopedia Situs Sejarah Lokal di Lampung yang merupakan produk penelitian tugas akhirnya ini didesain sebagai media pembelajaran sejarah lokal yang ditujukan untuk para guru SMA/MA sederajat kelas X semua jurusan.
“Media pembelajaran sejarah lokal berbasis ensiklopedia ini saya susun sebagai salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan oleh para guru di SMA/MA kelas X Program IPS maupun IPA. Situs sejarah yang termuat dalam ensiklopedia ini terfokus pada situs masa Pra Aksara, Masa Kerajaan Hindu-Buddha dan Masa Kerajaan Islam yang tersebar di wilayah Lampung,” ujarnya kepada Tim Pusat Media Humas pada Kamis, 05 Juli 2018.
Adapun fungsi dari modul berbasis Ensiklopedia Situs Sejarah Lokal di Lampung ini, sambungnya, adalah sebagai media pembelajaran sejarah yang dapat digunakan oleh guru maupun peserta didik, sehingga harapannya pesera didik tertarik dan lebih memahami materi sejarah lokal di wilayah Lampung, karena model pengemasan yang didesain sedemikian rupa bertujuan untuk menarik minat dan perhatian peserta didik.
“Penggunaan Ensiklopedia ini sangatlah mudah, karena di dalamnya telah dilengkapi berbagai keterangan mengenai cara penggunaannya yang disesuaikan dengan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar sebagai standar proses pembelajaran di kelas X SMA/MA. Selain itu juga Ensiklopedia Situs Sejarah Lokal di Lampung ini dilengkapi oleh peta, gambar sekaligus keterangan mengenai situs-situs sejarah yang tersebar di Lampung,” kata Nana sapaan akrabnya ini.
Berbeda dengan para peneliti pada umumnya, untuk menghasilkan produk penelitian yang sedemikian bagus, mahasiswa kelahiran Seputih Banyak ini hanya membutuhkan waktu kurang dari empat bulan. Hal ini ia ungkapkan atas ketertarikannya yang begitu mendalam pada situs-situs sejarah di wilayah Lampung, sehingga waktu yang ia butuhkan relatif singkat, ditambah ia sudah terbekali dengan baik saat mengikuti program Study Objek Sejarah semasa duduk di bangku kuliah.
“Berawal ketika mengikuti program SOS (Study Objek Sejarah) di wilayah Lampung yang merupakan salah satu tugas mata kuliah. Kami berkunjung ke beberapa wilayah yang ada situs-situs sejarahnya. Hasil dari kunjungan ke berbagai tempat tersebut itulah, akhirnya saya terinspirasi untuk menuangkannya ke dalam sebuah karya ensiklopedia ini,” paparnya.
.jpg)
Lebih lanjut, ia menyampaikan dengan dimuatnya situs sejarah lokal yang ada di wilayah Lampung ke dalam sebuah ensiklopedia tersebut, ia berharap, dapat memudahkan masyarakat untuk lebih mengenal sejarah dan situs-situs sejarah di wilayah Lampung, dengan begitu masyarakat akan dapat lebih tercerahkan pemahamannya sehingga menumbuhkan rasa cintanya terhadap situs-situs sejarah yang ada di Lampung dengan cara menjaga dan melestarikan situs-situs bersejarah tersebut.
Untuk menghasilkan produk penelitian yang kini telah masuk ke dalam daftar Surat Pencatatan Ciptaan (HAKI) yang dikeluarkan oleh KEMENKUMHAM ini, Nana menghabiskan biaya setidaknya tiga juta rupiah, nilai yang tergolong tidak sedikit untuk level mahasiswa. Meski produk penelitiannya ini telah mendapat apresisasi yang baik dari dosen pembimbingnya, ia menuturkan tidak akan berhenti untuk meneliti situs-situs sejarah di wilayah Lampung.
“Semoga dengan modal awal ensiklopedia ini kedepan saya lebih mampu menghadirkan karya-karya yang memuat sejarah lokal yang ada di Lampung,” pungkasnya. (AL-Bayurie¦Hum)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.