Dua Pimpinan UM Metro Ikuti Workshop Peningkatan Perguruan Tinggi

Dua Pimpinan UM Metro Ikuti Workshop Peningkatan Perguruan Tinggi

UM Metro – Dua pimpinan Universitas Muhammadiyah (UM) Metro ikuti workshop peningkatan tatakelola perguruan tinggi. Acara diselenggarakan oleh Dirjen Kelembagaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) dengan melibatkan 34 Perguruan Tinggi yang masuk kedalam Regional Jakarta, Senin (05/8/2019).

Wakil Rektor II Bidang Keuangan dan Umum UM Metro, Suyanto, S.E., M.Si., AKT., CA., ACPA., hadir dalam workshop bersama Ketua BPH UM Metro Drs. Masnuni M Ro’i, M.Pd., dan menyebut workshop oleh Kemenristek Dikti membahas masalah pengelolaan perguruan tinggi dan ini menurutnya sangat dibutuhkan UM Metro untuk menghadapi era industri 4.0.

“Acara yang digelar oleh Dirjen Kelembagaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Kemenristek Dikti ini sangat menginspirasi saya beserta ketua BPH Drs. Masnuni M Ro’i, M.Pd., untuk memposisikan UM Metro yang lebih baik melalui pengelolaan secara TARIF (Transparan, Accountable, Responsivenes, Independent, dan Fairness),” ungkapnya.

Masih menurut Warek II UM Metro “Acara ini diakhiri dengan materi tentang Rencana Strategis dan Pengelolaan Data Perguruan Tinggi, tentunya sangat membantu UM Metro yang akan segera melakukan evaluasi dan merumuskan kembali Renstra serta Renop di tahun 2020.”

Terakhir, Wakil Rektor II sekaligus dosen Prodi Akuntansi itu juga menyebut paradigma dalam merumuskan arah dan kebijakan (Renstra maupun Renop) UM Metro, harus dipastikan selaras dengan era revolusi industri 4.0. Orientasi kurikulum dikembangkan dalam rangka literasi baru berupa Big Data, Teknologi atau coding, humanities, dan entrepreneurship wajib dikembangkan.

Pada lokasi yang berbeda, Rektor UM Metro Drs. Jazim Ahmad, M.Pd., dikabarkan sedang mengadakan kerjasama internasional atau penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) dengan Deakin University, Melbourne Australia. Acara diketahui berlangsung di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Selasa (06/8/2019. (Nas/Hum).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *