Drs. H. Masnuni M Ro’i, M.Pd. Beberkan Strategi Jitu Bangun Muhammadiyah di PCM Way Bungur

Drs. H. Masnuni M Ro’i, M.Pd. Beberkan Strategi Jitu Bangun Muhammadiyah di PCM Way Bungur

UM Metro – Ketua Badan Pembina Harian UM Metro Drs. H. Masnuni M Ro’i, M.Pd. beberkan beberapa strategi membangun Muhammadiyah di PCM Way Bungur. Hal ini terungkap dalam kegiatan Safari Ramadan UM Metro yang dipimpin Dr. Nyoto Suseno, M.Si, bertempat di masjid Daruttaqwa Bungur Tanjung Tirto, Rabu (22/05/2019).

Menurutnya langkah pertama membangun Muhammadiyah adalah dengan mendirikan sekolah-sekolah yang berbasis pondok. Lantaran sekolah yang demikian lebih banyak diminati masyarakat dewasa ini.

“Kita bangun rohnya Muhammadiyah terlebih dahulu, dengan mendirikan sekolah baik itu Aliyah atau MTs yang berbasis pondok atau Boarding School. Kita bangun keunggulannya, misalnya masuk Aliyah Muhammadiyah Way Bungur bisa hafidz 30 Juz. Dari sini kita bisa melahirkan kader yang militan, kader yang berguna bagi bangsa ke depannya.” paparnya di depan jama’ah.

Terbentuknya sekolah yang berbasis pondok dirasa belum cukup jika majelis ekonomi Muhammadiyah juga tidak berjalan dengan baik. Dosen FAI UM Metro ini menegaskan PCM Way Bungur harus menggerakkan roda ekonomi Muhammadiyah.

“Menggerakkan roda Muhammadiyah juga menjadi bagian dalam membangun Muhammadiyah. Langkah awal dapat dengan mendirikan PT atas nama Muhammadiyah. Jika terhalang masalah modal dapat meniru langkah berdirinya PT Metro Solar Investama milik PDM Kota Metro,” tambahnya.

Dalam sejarahnya, PT MSI ini didesain tanpa modal melainkan dengan strategi investasi dari kader menggunakan one investment one loan. “Jadi para investor yang akan menginvestasi di PT MSI, kalo dia investasinya 1 juta maka saat setor jumlahnya 2 juta, 1 juta sebagai saham untuk dirinya dan 1 juta untuk Muhammadiyah, sehingga jika di total saham milik Muhammadiyah nilainya 50%,” jelasnya.

Langkah selanjutnya dalam rangka membangun Muhamamdiyah, adalah dengan memperhatikan aspek kesehatan melalui pendirian klinik atau RSU Muhammadiyah.

“Dalam rangka memfasilitasi kesehatan warga Muhammadiyah, maka langka selanjutnya adalah mendirikan klinik atau RSU Muhammadiyah. Kalo ketiganya hadir di PCM Way Bungur ini saya rasa Muhammadiyah akan dapat berkembang dengan baik dan pesat.

Muhammadiyah itu sebagaimana yang disampaikan tokoh PP Muhammadiyah, trendmarknya di bidang pendidikan dan kesehatan. Makanya perlu dipertanyakan jika ada pengurus Muhammadiyah yang mengelola pendidikan namun tidak maju,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa Muhammadiyah mampu berkembang dan tumbuh besar lantaran pengurus dan pimpinannya yang bekerja ikhlas.

“Para tokoh Muhammadiyah seperti Bapak Amien Rais, Bapak Din Syamsuddin, termasuk Bapak Yunahar Ilyas seringkali menyampaikan, kerja ikhlas dari para Pimpinan Rantinglah yang membuat Muhammadiyah itu maju. Maka yakinlah bahwa Bapak/Ibu yang ada di PRM inilah yang akan masuk syurga duluan. Karena jasanya luar biasa dalam membangun Muhammadiyah,” tukasnya. (Bungs/Hum)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *