Direktur Pascasarjana UM Metro Beri Pendampingan Penyusunan Proposal Hibah Pengabdian Kepada Masyarakat

Direktur Pascasarjana UM Metro Beri Pendampingan Penyusunan Proposal Hibah Pengabdian Kepada Masyarakat

UM Metro –  Dr. Agus Sutanto, M.Si mendapatkan surat tugas dari LLDIKTI Wilayah II untuk menjadi narasumberb pada Workshop Penyusunan Proposal Hibah Pengabdian kepada Masyarakat Bagi Dosen Perguruan Tinggi Di Lingkungan LLDIKTI Wilayah II.

Workshop ini dilaksanakan di dua perguruan tinggi swasta yang ada di Bandar Lampung yaitu Universitas Muhammadiyah Lampung dan Universitas Tulang Bawang selama empat hari berturut-turu, Rabu-Sabtu (15-18 September 2021).

Direktur Pasca Sarjana ini mengungkapkan rangkaian workshop ini merupakan lanjutan dari program LLDIKTI Wilayah II yang telah dilaksanakan sejak bulan Juni 2021.

“Sebelumnya saya juga sudah mengisi workshop di perguruan tinggi yang ada di Palembang dan Bengkulu, semua workshop mengangkat tema hibah pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.

Berbekal pengalaman sering mendapat hibah pengabdian kepada masyarakat, baik itu skim yang mono tahun ataupun multi tahun membuat Dr. Agus tidak sungkan-sungkan berbagi tips dan triks kepada peserta workshop.

“Alhamdulillah tahun ini adalah tahun ketiga saya dan tim mendapat hibah pengabdian kepada masyarakat skim PPUPIK, semoga bekal pengalaman yang saya dapat selama mengikuti hibah dapat menjadi pencerahan bagi rekan-rekan yang sedang Menyusun proposal hibah”, terang Dr. Agus.

Dosen Biologi ini juga menjelaskan ada beberapa hal yang menjadi permasalahan dosen dalam Menyusun proposal hibah PKM, diantaranya adalah : minat dan motivasi dosen lebih rendah dibandingkan dengan darma pendidikan dan penelitian, kurangnya sosialisasi dan informasi tentang program pkm dan minimnya pelatihan/workshop serta temu ilmiah tentang pkm, dan lemahnya komunikasi antara Perguruan Tinggi dengan stakeholders seperti pemda atau perusahaan swasta.

“Saya berharap setelah workshop ini dosen-dosen menjadi lebih semangat dalam menyusun proposal hibah pengabdian kepada masyarakat karena sudah selayaknya ilmu yang kita miliki juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” tukas Dr. Agus. (Fenny)