ASES UM Metro Buktikan Mahasiswa PBI Tidak Hanya Mampu Menguasai Ilmu Bahasa Inggris tapi juga Pemahaman Islam dengan Baik

UM Metro – Berkeinginan menumbuhkan kesadaran mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris akan pengetahuan dan kemampuan mensyi’arkan Islam membuat Buka Bersama (Bukber) yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS), Association of English Students (ASES) kali ini dinilai memiliki cita rasa yang berbeda dibanding buka puasa pada umumnya. Hal ini disampaikan oleh Ketua Program Studi PBI, Amirudin Latif, M.Pd. saat melakukan wawancara dengan tim Pusat Media Humas pada Rabu malam, 30 Mei 2018.

“Kami sengaja mendesain acara ini agar dilaksanakan secara mandiri oleh mahasiswa PBI UM Metro mulai dari pematerinya, imamnya, kultum tarawihnya semuanya dari mahasiswa PBI. Kami tidak mengundang pihak luar karena kemampuan mereka akan ke-Islaman kami rasa sudah cukup untuk mengisi acara ini,” ujar Mr. Amir biasa disapa mahasiswa PBI.

Menurutnya Bukber yang berlangsung di Masjid Ulul Albab kampus I UM Metro ini akan diisi deretan kegiatan dengan menghadirkan tiga mahasiswa PBI sebagai Main Party yakni kajian ke-Islaman menjelang berbuka yang disampaikan oleh Hafidz Abdurrafi Wahidin, Imam Shalat (Maghrib-Isyak-Tarawih) oleh pemilik suara merdu Ikrar Nusabakti, dan pengisi kultum shalat tarawih oleh Muhammad Rais.

“Selain buka bersama, ada kajian yang diisi oleh mahasiswa PBI sendiri tentang Sirah Nabi yang disampaikan oleh Hafidz Abdurrafi Wahidin, mahasiswa semester empat. Dia juga merupakan santri di Pondok Pesantren At-Tanwir,” paparnya.

“Kemudian dilanjutkan dengan imam shalat Maghrib, Isya dan Tarawih oleh mahasiswa PBI UM Metro juga yang bernama Ikrar Nusa Bakti. Sementara kultumnya akan diisi oleh Muhammad Rais,” tambahnya.

Bukber memang menjadi keinginan bersama umat muslim selama menjalankan puasa Ramadan karena di dalamnya ada keinginan untuk berbagi. Hal ini juga yang menjadi tujuan Kaprodi PBI UM Metro dengan terselenggaranya Bukber yang dimotori oleh ASES tersebut, yakni menjadikan sesama kader ASES berbagi semangat, bahwa mereka juga harus pintar dalam memahami Islam dan mensyi’arkannya. (Klonopin)

“Semoga dengan terselenggaranya buka bersama ini, mahasiswa PBI UM Metro dapat menjadi mahasiswa yang tidak hanya pintar dalam berbahasa inggris dan mengajarkannya namun juga religious,” pungkasnya. (AL-Bayurie|Hum)



Tinggalkan Balasan