Angkat Budaya Lokal, Dosen UM Metro Gelar Pelatihan Keterampilan Henna Art

UM Metro – Ikut mengambil peran dalam membangun perekonomian Kota Metro, tiga dosen Universitas Muhammadiyah Metro gelar pelatihan keterampilan Henna Art (Innai) kepada anggota Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) dan Masyarakat Umum  guna menjadi  Profesional Henna Art untuk memajukan Ekonomi Kreatif di Kota Metro, bertempat di 15 polos.

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari yakni pada tanggal 5, 6 dan 11 Mei 2018 ini merupakan program OPR Pengabdian pada Masyarakat UM Metro yang diinisiasi oleh Didiek Wijaya Agustian S.E.,M.M. sebagai ketua tim, dibantu oleh Dian Oktarina S.E., M.M. sebagai anggota tim sekaligus pemilik usaha Jasa Henna Arts di Lampung, serta Fitriani S.E., M.M. yang berkontribusi dalam pemasaran jasa tersebut.

Dian Oktarina S.E., M.M. mengaku Henna Art tersebut memiliki nilai jual yang cukup tinggi di Kota Metro. Selain itu, dalam pelaksanaannya, tim Abdimas UM Metro ini juga melibatkan beberapa pihak guna turut mensuskseskan pelatihan tersebut.

”Untuk membangun Kota Metro sebagai Kota Wisata yang Berbasis Ekonomi Kerakyatan, Diperlukan Entrepreneur Muda yang memiliki keahlian memasarkan produk atau jasa yang memiliki nilai jual. Untuk itu Tim Pengabdian Dosen UM Metro menggelar pelatihan Henna Art (Innai). Dalam pelaksanaannya kegiatan ini juga bekerjasama dengan Elin MUA dan Henna Art Lampung,” ujar Dian Oktarina S.E., M.M. kepada tim Pusat Media Humas dalam press release yang diterbitkan pada Selasa, 15 Mei 2018 kemarin.

Henna (innai) adalah  ciri khas budaya dan tradisi di semenanjung mediterania, Melayu dan Indonesia khususnya Sumatera, setiap ada pernikahan henna digunakan untuk merias tangan pengantin wanita,” tambahnya.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UM Metro juga menerangkan, pelatihan tersebut dilakukan dengan tiga tahapan di mana menurutnya masing-masing tahapan dilaksanakan di hari yang berbeda guna mencapai hasil yang maksimal.

“Dalam pelatihan tersebut ada 3 tahapan yang disampaikan yaitu Input, Process dan Output. Seperti pada pertemuan awal pada 5 Mei 2017 inputnya diberikan materi  basic henna (dasar). Kemudian, dalam pertemuan kedua berkaitan tentang Process yang dilaksanakan pada 6 Mei 2018, praktik langsung cara mengukir henna yang diisi oleh saya sendiri waktu itu,” paparnya.

“Selanjutnya, untuk pertemuan terakhir tentang Output dilaksanakan pada hari kerja  yakni Jumat (11/05/2018) yang kembali diisi oleh Elin Henna Art Lampung, kemudian diadakan diskusi terkait  Henna Art yang menghasilkan sebuah group henna baru yang masih secara berkelanjutan dibina oleh tim pengabdi, baik sharing ilmu maupun Job untuk anggota group,” sambungnya lagi.

Lebih lanjut, ia menghimbau bagi masyarakat Kota Metro yang tertarik untuk menjadi wirausahawan di bidang Henna Art, dapat menghadiri langsung pelatihan yang ia gelar dua kali dalam sebulan.

"Karena itu, bagi masyarakat luas yang memiliki minat menjadi entrepreneur henna art, dosen Fakultas Ekonomi UM Metro akan membuat program ini menjadi berkelanjutan. Untuk kelas dasar bagi pemula akan dilaksanakan setiap sabtu Minggu ke-2 setiap bulan. Dan kelas lanjutan untuk profesional akan dilaksanakan setiap sabtu minggu ke-4 setiap bulan. Jadi bagi masyarakat yang tertarik bisa datang langsung ke 15 Polos Metro Pusat atau menghubungi 082375888298 yang ingin bergabung menjadi Entrepreneur Henna Art," pungkasnya. (AL-Bayurie¦Hum)



Tinggalkan Balasan