830 Mahasiswa KKN UM Metro Diserahkan ke Pemkab Tubaba, Wakil Bupati Dorong Kontribusi bagi Pendidikan dan Pembangunan Desa
- 10 Juli 2026
- Posted by: Humas UM Metro
- Categories: Berita Terbaru, Pengabdian Kepada Masyarakat
TULANG BAWANG BARAT – Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) secara resmi menyerahkan sebanyak 830 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kepada Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Kamis (9/7/2026). Ratusan mahasiswa tersebut akan melaksanakan pengabdian masyarakat di berbagai tiyuh (desa) di wilayah Tubaba selama masa KKN.
Prosesi penyerahan berlangsung dihadiri Wakil Rektor III UM Metro Dr. Ir. Eva Rolia, S.T., M.T., M.K.M., mewakili Rektor UM Metro, serta diterima langsung oleh Wakil Bupati Tulang Bawang Barat Nadirsyah. Turut hadir Wakil Rektor IV UM Metro, jajaran dekan, dosen pembimbing lapangan, pimpinan perangkat daerah, camat, kepala tiyuh, serta unsur Persyarikatan Muhammadiyah Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor III UM Metro Dr. Eva Rolia menyampaikan, sebanyak 830 mahasiswa yang diterjunkan terdiri atas 350 mahasiswa program kependidikan dan 480 mahasiswa nonkependidikan. Seluruh mahasiswa tersebut akan melaksanakan program pengabdian sesuai kebutuhan masyarakat di lokasi penempatan masing-masing.
“Kami menitipkan adik-adik mahasiswa kepada Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat agar dapat diterima dengan baik dan diberikan kesempatan untuk melaksanakan berbagai program yang telah dirancang bersama masyarakat,” ujarnya.
Ia berpesan agar seluruh mahasiswa menjaga nama baik almamater selama menjalankan pengabdian di tengah masyarakat.
“Tolong jaga nama baik UM Metro. Tunjukkan karakter kita sebagai kampus yang profetik dan profesional. Berikan kontribusi terbaik sehingga kehadiran kalian benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Tulang Bawang Barat,” kata Eva.
Selain itu, Eva juga mengingatkan mahasiswa agar bijak dalam menggunakan media sosial selama menjalankan KKN serta selalu menjaga etika dalam berinteraksi dengan masyarakat.
“Kami berharap seluruh aktivitas yang dilakukan dapat mencerminkan nilai-nilai positif. Hindari hal-hal yang dapat menimbulkan persepsi negatif, baik di masyarakat maupun di media sosial,” pesannya.
Sementara itu, Wakil Bupati Tulang Bawang Barat Nadirsyah menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UM Metro yang kembali menjadikan Tubaba sebagai lokasi pelaksanaan KKN mahasiswa.
Ia mengaku bangga menerima kehadiran ratusan mahasiswa yang diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.
“Hari ini kami merasa senang dan bangga menerima sekitar 830 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Metro yang akan melaksanakan program KKN di seluruh wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat,” ujarnya.
Menurut Nadirsyah, pelaksanaan KKN tidak hanya menjadi sarana mahasiswa mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga menjadi wadah belajar hidup bermasyarakat sekaligus mengabdi secara langsung kepada masyarakat.
Ia meminta mahasiswa turut mendukung berbagai program prioritas Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat, salah satunya Program Tubaba Cerdas yang menitikberatkan pada penguatan lima pilar pendidikan karakter.
“Kami berharap adik-adik dapat ikut memberikan motivasi kepada para guru maupun peserta didik melalui ilmu yang dimiliki sehingga mampu mendukung penguatan pendidikan karakter di Tubaba,” katanya.
Selain sektor pendidikan, Nadirsyah juga mengajak mahasiswa berpartisipasi dalam program pengelolaan lingkungan melalui pengembangan bank sampah di setiap Tiyuh. Menurutnya, inovasi dan pengetahuan yang dimiliki mahasiswa dapat menjadi nilai tambah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah, khususnya sampah plastik.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan kondisi sosial dan budaya masyarakat Tubaba yang memiliki keberagaman suku dan karakter di setiap wilayah.
“Saya berharap adik-adik segera beradaptasi dengan lingkungan tempat bertugas. Bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat dan pemerintah tiyuh sehingga pelaksanaan KKN berjalan optimal,” ujarnya.
Nadirsyah turut meminta seluruh camat dan kepala tiyuh untuk melibatkan mahasiswa dalam berbagai kegiatan pembangunan desa agar waktu pengabdian yang relatif singkat dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.
Menjelang akhir sambutannya, ia berharap setiap kelompok KKN menyusun rekomendasi potensi dan peluang pengembangan wilayah sebagai bahan masukan bagi pemerintah tiyuh setelah program berakhir.
“Setelah KKN selesai, kami berharap mahasiswa dapat menyerahkan resume atau rekomendasi mengenai potensi-potensi yang bisa dikembangkan di tiyuh masing-masing. Ini akan menjadi masukan yang sangat berharga bagi pemerintah daerah,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat membuka peluang untuk kembali menerima mahasiswa KKN UM Metro pada tahun-tahun mendatang sebagai bagian dari kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan.
Program KKN UM Metro tahun 2026 menjadi implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan literasi dan pendidikan karakter, Tujuan 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui pemberdayaan masyarakat desa, Tujuan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pengelolaan bank sampah, serta Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui sinergi antara UM Metro dan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Reporter: Nas/Humas
Editor: Nas/Humas
Fotografer: Frhn/magang

