10 Mahasiswa dari Tiga Perguruan Tinggi Kunjungi Lab Sejarah UM Metro
- 29 Desember 2017
- Posted by: Humas UM Metro
- Category: Uncategorized @id
UM Metro – Sejumlah 10 mahasiswa dari tiga perguruan tinggi ternama di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) sambangi Laboratorium Pendidikan Sejarah yang berada di gedung B kampus I Universitas Muhammadiyah Metro pada selasa 26 Desember 2017 kemarin.
10 mahasiswa yang memiliki latar belakang sejarah ini terbagi ke dalam tiga Perguruan Tinggi yakni 7 mahasiswa dari Universitas Sriwijaya – Sumatera Selatan, 1 mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Palembang – Sumatera Selatan dan 2 mahasiswa dari Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Bandar Lampung.
Kunjungan ini merupakan kegiatan lanjutan dari para aktivis yang sedang melangsungkan Musyawarah Ikatan Himpunan Mahasiswa Sejarah se Indonesia (Ikahimsi) yang diselenggarakan di Unila, Bandar Lampung pada 22-24 Desember 2017 pekan lalu, sebagaimana yang dilaporkan salah satu aktivis Himpunan Mahasiswa Progra Studi (HMPS) Pendidikan Sejarah FKIP UM Metro, Fadhilah Syahidah kepada tim Pusat Media Humas UM Metro, Selasa (26/12/17).
“Kunjungan ini merupakan tindak lanjut setelah acara Ikahimsi kemarin di Unila. Karena sebelumnya udah kenal di acara Ikahimsi, jadi mereka kepengen main ke UM Metro. Sebenarnya kami hanya ingin memperkenalkan Prodi dan Lab Pendidikan Sejarah UM Metro kepada mereka,” ujar Fadhilah.
Fadhilah juga menjelaskan bahwa salah satu mahasiswa Pendidikan Sejarah UM Metro turut mengambil peran penting di Ikahimsi Korwil X yakni sebagai sekretaris.
“Dari Ikahimsi Kordinator Wilayah X rata-rata ada kadep-nya (kepala departemen), kebetulan Sekretaris Kadep Ikahimsi untuk Korwil X dari kita (mahasiswa Pendidikan Sejarah UM Metro), Uswatun Hasanah namanya,” tambahnya.
.png)
Sementara Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah, Kuswono, M.Pd. yang hadir dalam kunjungan tersebut mengatakan bahwa dirinya menyambut dengan antusias kedatangan mereka dimana menurutnya, kunjungan tersebut akan menjadi salah satu ajang sosialisasi bagi UM Metro kepada masyarakat luar.
“Saya berterima kasih atas kunjungan mereka di UM Metro, saya rasa ini juga merupakan ajang sosialisasi kita. Dimana mereka mungkin penasaran, Lab Pendidikan Sejarah UM Metro itu seperti apa. Karena di Lampung, saya pikir yang memiliki Lab yang lumayan nyaman hanya disini (UM Metro),” terang Kuswono, M.Pd.
Lebih lanjut, dosen muda UM Metro ini berharap, dengan adanya kunjungan para aktivis tersebut, mahasiswa Pendidikan Sejarah UM Metro bisa termotivasi untuk aktif berorganisasi yang menurutnya hal itu sangat penting.
“Saya berharap dengan adanya kunjungan mereka di Lab Pendidikan Sejarah ini akan membangkitkan ghirah berorganisasi mahasiswa. Yang paling terkendala saat ini anak-anak tidak mau berorganisasi, justru mereka lebih suka hal-hal lain yang saya pikir kurang bermanfaat. Padahal dengan berorganisasi justru menjadi bekal mereka kedepan, mengembangkan jejaring, minimal untuk wilayah Sumatera, mereka saling mengenal,” tukasnya.
Sedangkan Nia Septiara, salah satu mahasiswa Pendidikan Sejarah Universitas Sriwijaya mengungkapkan kesannya selama mengikuti kegiatan Ikahimsi di Lampung. Nia berpendapat, meski belum kenal satu sama lain, dirinya mengaku mendapat perlakuan dengan baik oleh mahasiswa Pendidikan Sejarah UM Metro khususnya. (https://sapa-tourism.com/)
“Kami ke Lampung dalam rangka mengikuti acara Ikahimsi di Unila, kemudian kami bersilaturahmi dengan aktivis dari UM Metro. Selama kami di Lampung banyak kesan yang luar biasa yang kami dapatkan. Kita dijamu sama panitia, mahasiswa disini itu luar biasa banget, padahal belum kenal, tetapi udah kayak keluarga lama. Kita juga makasih banget sama anak-anak metro yang sudah menjamu kita kemaren, kita langsung dikasih makan, pokoknya supel banget, enak banget sumpah,” imbuh Nia Septiara, gadis muda berdarah minang Sumatera Barat tersebut.
Kunjungan yang menorehkan kenangan mendalam bagi dirinya inilah yang kemudian membuat Nia berharap, Ikahimsi Korwil X bisa menjadi keluarga yang terus berupaya menjalin silahturahim dengan baik.
“Mudah-mudahan Ikahimsi Korwil X khususnya, bisa menjadi keluarga yang terus menjalin silahturahimnya dengan baik,” harap Nia. (AL-Bayurie¦Hum)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.