METRO — Unit Pusat Edukasi dan Layanan Inklusif Terpadu (PELITA) Universitas Muhammadiyah Metro memberikan pendampingan Kelas Inklusi kepada dosen Program Studi D3 Sistem Informasi UM Metro. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 9 September 2026, bertempat di Laboratorium Komputer 3, Fakultas Ilmu Komputer UM Metro.
Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya UM Metro mempersiapkan lingkungan pembelajaran yang inklusif seiring diterimanya mahasiswa tuli di Program Studi D3 Sistem Informasi pada tahun ajaran 2026/2027.
Melalui kegiatan tersebut, para dosen mendapatkan pemahaman serta strategi pembelajaran yang adaptif agar proses perkuliahan dapat diakses dan diikuti secara setara oleh seluruh mahasiswa, termasuk mahasiswa dengan disabilitas sensorik.

Kegiatan diawali dengan sambutan Direktur Vokasi UM Metro, Sri Retnaning Rahayu, S.E., M.M. Ia menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa tuli menjadi momentum penting bagi Program Vokasi untuk semakin memperkuat kesiapan dalam menyelenggarakan pendidikan yang inklusif.
“Tahun ini menjadi momentum penting bagi Program Vokasi, khususnya D3 Sistem Informasi, dengan hadirnya mahasiswa tuli di tengah-tengah kita. Kami ingin memastikan seluruh dosen siap dan mampu memberikan proses pembelajaran yang adil dan inklusif bagi mereka.”
Sambutan selanjutnya disampaikan Ketua Program Studi D3 Sistem Informasi, Ujito, S.Kom., M.Kom. Menurutnya, kehadiran mahasiswa tuli tidak hanya menjadi tantangan, tetapi juga kesempatan bagi program studi untuk meningkatkan kualitas layanan pembelajaran.
“Kehadiran mahasiswa tuli di program studi kami adalah tantangan sekaligus kesempatan baik. Melalui pendampingan ini, kami berharap dosen-dosen dapat lebih memahami cara berkomunikasi dan menyampaikan materi yang mudah diakses oleh mahasiswa tuli.”
Sementara itu, Ketua Unit PELITA UM Metro, Sangidatus Holiha, M.Pd., menegaskan bahwa pendampingan merupakan salah satu bentuk komitmen Unit PELITA dalam memastikan implementasi pendidikan inklusif berjalan secara nyata di lingkungan UM Metro.
“Pendampingan ini adalah langkah nyata Unit PELITA dalam mendukung program studi yang menerima mahasiswa disabilitas. Kami berkomitmen mendampingi dosen agar kelas inklusi benar-benar terwujud, bukan hanya di atas kertas.”
Pendampingan Kelas Inklusi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapan dosen dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang responsif terhadap kebutuhan mahasiswa tuli. Adaptasi dalam komunikasi, penyampaian materi, interaksi di kelas, hingga penciptaan suasana belajar yang nyaman menjadi bagian penting dalam mewujudkan pengalaman pendidikan yang setara.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen UM Metro dalam membangun ekosistem pendidikan yang ramah terhadap keberagaman. Unit PELITA UM Metro berharap pendampingan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan pada program studi lainnya, sehingga prinsip inklusivitas semakin terintegrasi dalam penyelenggaraan pendidikan di lingkungan UM Metro.