METRO - Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) melakukan penyegaran organisasi melalui pengangkatan, pemberhentian, serta mutasi dan promosi sejumlah pejabat dan pegawai di lingkungan universitas. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari penguatan tata kelola sekaligus upaya memberikan pengalaman yang lebih luas kepada sumber daya manusia UM Metro. Ruang Rapat Rektorat, Senin (31/8/2026).

Penyerahan Surat Keputusan (SK) dilakukan kepada pejabat dan pegawai yang mendapatkan penugasan baru. Seluruh keputusan tersebut mulai berlaku terhitung 1 September 2026.

Dalam mutasi dan promosi pegawai, Hamilton Daudi, S.Pd. yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Tata Usaha Fakultas Ilmu Komputer mendapat amanah baru sebagai Kabag Tata Usaha Fakultas Ilmu Kesehatan.

Selanjutnya, Muhammad Sujatmiko, S.Pd.I., yang sebelumnya menjabat Kabag Evaluasi dan Pelaporan BAAK, mendapat amanah sebagai Kabag Tata Usaha Fakultas Ilmu Komputer. Sementara itu, Doni Anggriawan, S.Kom., yang sebelumnya merupakan Staf BAAK, mendapat amanah baru sebagai Kabag Evaluasi dan Pelaporan BAAK.

Mutasi dan promosi tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Rektor Universitas Muhammadiyah Metro tentang Mutasi dan Promosi Pegawai di Lingkungan Universitas Muhammadiyah Metro Tahun 2026.

Selain mutasi dan promosi pegawai, UM Metro juga melakukan perubahan pada struktur pejabat di lingkungan Fakultas Ilmu Kesehatan. Berdasarkan SK Rektor tentang Pemberhentian Pejabat di Lingkungan Universitas Muhammadiyah Metro, Maya Aprilianiningsih, SKM., MARS. diberhentikan dengan hormat dari jabatannya sebagai Kepala Laboratorium Mini Hospital UM Metro Masa Jabatan 2026–2030.

Pada SK yang sama, Bota Muhammad Akbar, M.Or. juga diberhentikan dengan hormat dari jabatannya sebagai Ketua Program Studi D3 Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan UM Metro Masa Jabatan 2024–2028, disertai ucapan terima kasih atas jasa dan pengabdian yang telah diberikan.

Untuk memastikan keberlanjutan kepemimpinan program studi, Rektor UM Metro kemudian mengangkat Muhammad Faris Nuruddin, Ftr., M.K.M., AIFO. sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Program Studi D3 Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan UM Metro Masa Jabatan 2024–2028.

Pengangkatan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Rektor Universitas Muhammadiyah Metro Nomor 299/II.3.AU/D/KEP/UMM/2026 tentang Pengangkatan Pejabat di Lingkungan Universitas Muhammadiyah Metro yang ditetapkan pada 26 Agustus 2026 dan berlaku terhitung sejak 1 September 2026.

Rektor: Rotasi untuk Perluas Pengalaman SDM

Rektor UM Metro, Dr. Nyoto Suseno, M.Si., menjelaskan bahwa pergeseran dan penempatan pegawai pada unit kerja berbeda merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus pengembangan sumber daya manusia.

Menurutnya, pegawai perlu mendapatkan pengalaman di berbagai tempat agar tidak hanya memahami satu bidang pekerjaan. Pengalaman lintas unit akan menjadi bekal penting ketika pada masa mendatang mereka memperoleh tanggung jawab yang lebih besar.

Dr. Nyoto mencontohkan adanya pegawai yang telah cukup lama bertugas pada satu unit sebelum mendapatkan penempatan baru. Rotasi tersebut diharapkan memberikan pengalaman yang lebih luas sekaligus menghadirkan penyegaran bagi unit kerja.

“Supaya menambah pengalaman lebih jauh dan mudah-mudahan terjadi penyegaran serta memberikan pengalaman yang lebih luas,” ungkapnya.

Rektor menilai pengembangan pengalaman pegawai perlu dilakukan secara berkelanjutan. Dengan demikian, ketika universitas membutuhkan sumber daya manusia untuk mengemban posisi tertentu, UM Metro telah memiliki kader dengan pengalaman kerja yang beragam.

“Di mana pun tempatnya, harus dipelajari dengan baik. Banyak hal yang bisa menjadi pengalaman, karena ke depan tentu kita akan membutuhkan sumber daya manusia yang memahami berbagai bidang,” pesannya.

Dr. Nyoto juga meminta para pejabat dan pegawai yang memperoleh amanah baru untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerjanya. Kepada pimpinan fakultas dan unit kerja, ia berharap dapat memberikan arahan dan pendampingan agar proses adaptasi berjalan dengan baik.

Kehadiran personel pada tempat tugas baru juga diharapkan mampu memberikan warna dan menghadirkan inovasi yang mendukung perkembangan masing-masing unit.

Ketua BPH: Pergeseran Jabatan Bagian dari Pembinaan

Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UM Metro, Prof. Dr. Mukhtar Hadi, M.Si., menegaskan bahwa pergeseran dan penempatan seseorang pada posisi yang berbeda merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi.

Menurutnya, semakin banyak pengalaman yang diperoleh pegawai dari berbagai tempat tugas, semakin matang pula pengalaman mereka dalam berinstitusi.
“Semakin sering kita mendapatkan pengalaman di berbagai tempat, dalam pengalaman berinstitusi itu semakin baik. Kita semakin banyak mempunyai pengalaman, mengenal banyak orang, dan mengenal berbagai tugas yang berbeda-beda,” ungkapnya.

Prof. Mukhtar meminta agar perpindahan tempat tugas tidak dimaknai secara negatif. Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari pembinaan sumber daya manusia melalui pemberian pengalaman dan tanggung jawab yang berbeda.

Selain bermanfaat bagi pengembangan individu, pergeseran posisi juga merupakan bagian dari kebutuhan organisasi agar seluruh unit di UM Metro dapat terus menjalankan tugas dan fungsinya.

“Kalau organisasi ini tetap harus berjalan, institusinya tetap berjalan, maka mesinnya juga harus bergerak. Mesin organisasi itu adalah kita semuanya,” tegas Prof. Mukhtar.

Ia turut menyoroti pentingnya penguatan sumber daya manusia pada fakultas-fakultas yang masih relatif baru dan terus berkembang. Menurutnya, unit tersebut membutuhkan tenaga dan pemikiran untuk mendukung perkembangan fakultas ke depan.

Karena itu, Prof. Mukhtar meminta pimpinan di masing-masing unit untuk memberikan ruang dan pendampingan kepada personel yang memperoleh amanah baru agar dapat berkembang dan menjalankan tugas secara optimal.

Ia berharap perubahan penempatan tersebut mampu menjadi bagian dari proses pembinaan sekaligus memberikan pengalaman yang semakin luas bagi sumber daya manusia UM Metro.