Metro – Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) melalui Pusat Kerja Sama (PKS) Kantor Urusan Internasional (KUI) kembali memperkuat perannya dalam mendukung gerakan literasi dan pelestarian sejarah Persyarikatan Muhammadiyah. Bersama Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro, UM Metro menyelenggarakan Lokakarya Penulisan Sejarah Sekolah Muhammadiyah di Aula A.R. Fachruddin UM Metro, Sabtu (1/8/2026).
Kegiatan yang merupakan tindak lanjut dari program pendampingan penulisan sejarah sekolah Muhammadiyah ini diikuti oleh kepala sekolah, guru, dan tim penyusun sejarah dari sekolah-sekolah Muhammadiyah di Kota Metro. Pada lokakarya tersebut, peserta memperoleh pendampingan mengenai teknik penelusuran sumber sejarah, pengelolaan arsip, penyusunan kronologi, hingga penyajian naskah sejarah sesuai kaidah akademik.
Kepala PKS-KUI UM Metro, Yasmika Baihaqi, M.Pd.B.I., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan MPI PDM Kota Metro yang kembali menggandeng UM Metro sebagai mitra dalam pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam membangun budaya literasi, dokumentasi, dan publikasi sejarah Muhammadiyah.
"Alhamdulillah kami merasa bangga karena kegiatan Majelis Pustaka dan Informasi kembali dapat dilaksanakan di UM Metro. Selama ini kami terus berkoordinasi dan bersinergi. Banyak agenda yang belum sempat kami laksanakan akhirnya dapat diwujudkan melalui kolaborasi bersama MPI," ujarnya.
Yasmika menegaskan bahwa dokumentasi sejarah memiliki nilai strategis bagi keberlangsungan sebuah institusi. Data yang terdokumentasi dengan baik akan menjadi informasi yang bernilai sekaligus sumber pengetahuan bagi generasi mendatang.
"Hari ini semua membutuhkan data. Data kemudian menjadi informasi, dan informasi menjadi bagian dari pustaka. Karena itu, setiap karya dan sejarah yang kita miliki harus didokumentasikan dan dipublikasikan. Jika perjuangan para pendiri tidak ditulis, lambat laun semuanya akan hilang," katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pengalaman mendampingi penyusunan sejarah sekolah Muhammadiyah akan menjadi inspirasi bagi UM Metro untuk menyusun buku sejarah universitas sebagai bagian dari upaya menjaga memori kelembagaan.
"Insyaallah setelah sekolah-sekolah Muhammadiyah menyusun sejarahnya, kami juga akan menyusun buku sejarah UM Metro. Mudah-mudahan ikhtiar yang kita lakukan hari ini menjadi amal jariyah dan memberikan manfaat bagi Persyarikatan serta generasi yang akan datang," tambahnya.
Sementara itu, Ketua MPI PDM Kota Metro, Imam Sapi'i, M.Pd., menjelaskan bahwa lokakarya ini merupakan tahap lanjutan dari pendampingan yang telah dilakukan kepada sekolah-sekolah Muhammadiyah. Menurutnya, setiap sekolah memiliki perjalanan sejarah yang layak didokumentasikan agar nilai-nilai perjuangan para pendiri tetap hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus.
Ia mengungkapkan bahwa sejak masa awal kemerdekaan, Muhammadiyah telah mengambil peran penting dalam memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat ketika akses pendidikan masih terbatas. Berbagai madrasah dan sekolah didirikan sebagai bentuk pengabdian kepada umat, bahkan beberapa di antaranya masih eksis hingga saat ini.
"Kalau rekam jejak para pendiri dan pejuang Muhammadiyah tidak kita tuliskan, maka generasi sekarang maupun yang akan datang tidak akan mengenal perjuangan mereka. Semangat, ruh, dan nilai perjuangannya bisa hilang. Karena itu, minimal setiap sekolah harus memiliki buku sejarahnya sendiri," tegas Imam.
Ia berharap seluruh peserta dapat menyelesaikan penyusunan naskah sejarah sekolah sesuai target sehingga pada akhir November atau Desember mendatang buku-buku sejarah sekolah Muhammadiyah di Kota Metro dapat diluncurkan sebagai dokumentasi sekaligus warisan intelektual Persyarikatan.
Melalui kolaborasi ini, UM Metro kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berperan dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga aktif mendukung pelestarian sejarah, penguatan literasi, serta pengembangan publikasi ilmiah di lingkungan Muhammadiyah. Sinergi antara UM Metro dan MPI PDM Kota Metro diharapkan terus melahirkan berbagai program yang memberikan manfaat bagi Amal Usaha Muhammadiyah dan masyarakat luas.
(Penulis : Han)
(Editor : Nas / Humas)