Metro - Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) memperkuat komunikasi dan sinergi dengan orang tua/wali mahasiswa baru melalui kegiatan Silaturahmi Pimpinan UM Metro bersama Orang Tua/Wali Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027, Senin (21/9/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang awal untuk membangun komunikasi antara universitas dan keluarga mahasiswa, khususnya dalam mendukung keberhasilan studi mahasiswa selama menempuh pendidikan di UM Metro.

Rektor UM Metro, Dr. Nyoto Suseno, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para orang tua dan wali yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada UM Metro. Menurutnya, pendidikan mahasiswa membutuhkan komunikasi dan pengawasan bersama antara kampus dan keluarga.
“Pendidikan anak-anak Bapak dan Ibu sangatlah penting untuk kita komunikasikan, untuk kita kontrol bersama supaya pendidikan putra-putri Bapak dan Ibu bisa berhasil dengan baik,” ujarnya.

Pendidikan Profetik sebagai Identitas

Rektor menjelaskan bahwa UM Metro tidak hanya berorientasi pada pengembangan kompetensi akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai profetik dalam proses pendidikan. Kompetensi yang dimiliki mahasiswa diharapkan berjalan bersama nilai dan karakter yang menjadi bagian dari identitas pendidikan di UM Metro.
Ia menyebut konsep tersebut sebagai profetic professional, yakni lulusan yang memiliki kompetensi sekaligus dibekali nilai-nilai profetik.

“Kalau nanti anak-anak atau alumni sudah memiliki kompetensi maka dia harus mampu meyakinkan masyarakat, mampu mengkomunikasikan kompetensinya. Karenanya itu yang kemudian kita sebut dengan prophetic professional,” jelasnya.
Nilai profetik tersebut menjadi bagian dari upaya UM Metro melahirkan kader bangsa, umat, dan kemanusiaan. Rektor juga menegaskan bahwa nilai-nilai tersebut menjadi dasar dalam mendidik mahasiswa tanpa membatasi latar belakang agama peserta didik.

Orang Tua Didorong Aktif Memantau Perkembangan Mahasiswa

Salah satu substansi utama yang disampaikan dalam pertemuan tersebut adalah pentingnya keterlibatan orang tua dalam memantau perkembangan akademik mahasiswa.

Rektor menilai perubahan pola belajar dan interaksi generasi mahasiswa saat ini membutuhkan pola komunikasi yang lebih adaptif antara keluarga dan perguruan tinggi. Karena itu, orang tua tidak hanya menyerahkan proses pendidikan kepada kampus, tetapi juga perlu membangun komunikasi secara berkelanjutan.

Menurutnya, keterlibatan tersebut diperlukan agar status dan aktivitas akademik mahasiswa dapat dipantau secara lebih baik. Ia juga mengenalkan pemanfaatan portal data pendidikan tinggi sebagai salah satu sarana untuk melihat status mahasiswa, termasuk informasi mengenai keaktifan dan cuti.

“Ini perlu kita monitor bersama karena anak-anak sekarang memang agak sangat beda dengan yang lalu,” ungkapnya, seraya menekankan perlunya kolaborasi antara universitas dan keluarga dalam mendampingi mahasiswa.

UM Metro Siapkan Ekosistem Pendidikan

Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga memperkenalkan secara umum ekosistem pendidikan UM Metro kepada para orang tua. Saat ini UM Metro memiliki tiga kampus yang menaungi berbagai fakultas dan program pendidikan, mulai dari FKIP, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Hukum, Fakultas Agama Islam, Program Vokasi, Fakultas Teknik, Program Pascasarjana, Fakultas Ilmu Komputer, Fakultas Ilmu Kesehatan, hingga Fakultas Kedokteran.

UM Metro juga terus mengembangkan fasilitas pendukung pendidikan. Salah satunya Rumah Sakit Muhammadiyah Metro yang dipersiapkan untuk mendukung pendidikan Fakultas Kedokteran dan sedang menunggu proses sertifikasi sebagai rumah sakit pendidikan.

Dari sisi akademik, UM Metro saat ini memiliki delapan fakultas, Program Vokasi, Program Pascasarjana, dan 38 program studi, termasuk program studi baru di bidang Kedokteran Hewan dan Profesi Kedokteran Hewan.

Bersama Menyiapkan Mahasiswa Menuju Masa Depan

Pertemuan dengan orang tua/wali mahasiswa baru juga menjadi momentum bagi UM Metro untuk memperkenalkan struktur pimpinan universitas dan fakultas sebagai bagian dari sistem layanan pendidikan mahasiswa.

Rektor menegaskan bahwa komunikasi antara orang tua dan unsur pimpinan universitas, fakultas, maupun program studi perlu dibangun sejak awal. Dengan komunikasi tersebut, berbagai perkembangan mahasiswa, baik akademik maupun nonakademik, dapat ditindaklanjuti secara bersama.

UM Metro juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan minat dan bakat melalui berbagai aktivitas dan prestasi. Pengembangan tersebut menjadi bagian dari layanan kemahasiswaan yang diarahkan untuk mendukung pengalaman belajar mahasiswa secara lebih luas.

Di sisi lain, UM Metro tengah mempersiapkan asesmen lapangan akreditasi unggul yang dijadwalkan pada 25 September 2026. Rektor menyampaikan bahwa universitas terus melakukan berbagai penguatan untuk meningkatkan mutu kelembagaan.

Menutup sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa mahasiswa baru UM Metro Tahun Akademik 2026/2027 berasal dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan terdapat pendaftar dari sejumlah negara seperti Yaman, Thailand, Pakistan, dan Nigeria. Kondisi tersebut menunjukkan semakin luasnya jangkauan UM Metro dalam menerima mahasiswa dari berbagai latar belakang.

Melalui silaturahmi tersebut, UM Metro menempatkan orang tua/wali sebagai bagian penting dari ekosistem pendidikan. Sinergi antara kampus dan keluarga diharapkan mampu mendukung mahasiswa agar tidak hanya berhasil menyelesaikan studi, tetapi juga tumbuh sebagai lulusan yang kompeten, berkarakter, dan memiliki nilai-nilai profetik.