METRO — Universitas Muhammadiyah (UM) Metro sukses menggelar acara Silaturahmi Orang Tua atau Wali Mahasiswa Baru UM Metro Tahun Akademik 2026/2027 bertempat di Lapangan Basket Kampus 1 UM Metro. Kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 650 orang tua/wali mahasiswa baru ini menjadi momentum krusial bagi pihak kampus dan wali murid dalam membangun sinergi serta pemahaman terkait tata kelola akademik dan administrasi keuangan mahasiswa.
Acara akbar ini turut dihadiri langsung oleh Rektor UM Metro, para Wakil Rektor, Badan Pembina Harian (BPH), 3 Guru Besar, Direktur Pascasarjana, Dekan dan Wakil Dekan Fakultas, Ketua Program Studi (Kaprodi) dari seluruh fakultas, serta jajaran panitia penyelenggara di lingkungan UM Metro.
Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah Sosialisasi Layanan Keuangan Mahasiswa UM Metro yang disampaikan oleh Wakil Rektor II UM Metro, Dr. Nedi Hendri, S.E., M.Si., Ak., CA., CPA., ASEAN CPA., AWP. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya transparansi serta ketertiban sistem pembayaran perkuliahan yang saat ini telah terintegrasi secara digital (by system).
Dalam materinya, Dr. Nedi Hendri mengimbau para orang tua untuk selalu memantau rincian tagihan secara riil melalui akun sistem informasi mahasiswa guna menjaga akuntabilitas keuangan antara mahasiswa dan orang tua.
"SPP dan biaya pendukung lainnya itu ditagihkan setiap semester. Sistem pembayaran kita semuanya sudah by system. Jadi Bapak/Ibu bisa cek nanti anaknya bayarannya berapa, diminta diperlihatkan di akunnya, nanti akan muncul secara otomatis. Jangan sampai ada salah paham ketika anak meminta uang bayaran. Bapak/Ibu bisa langsung menanyakan dan memastikan rinciannya di sistem," ujar Dr. Nedi Hendri di hadapan ratusan wali mahasiswa yang hadir.
Untuk memberikan kemudahan transaksi, pembayaran dapat dilakukan secara fleksibel melalui metode Virtual Account (VA) yang bekerja sama dengan berbagai mitra perbankan, seperti Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Muamalat, Bank BRI, Bank Mandiri, hingga Bank Metro Madani. Transaksi pembayaran dapat diakses dari mana saja, baik melalui aplikasi mobile banking di ponsel, teller bank, maupun agen pembayaran perdesaan seperti BRILink.
Mengenai mekanisme dan skema pelunasan, UM Metro menerapkan aturan pembayaran dua kali dalam satu semester untuk sebagian besar program studi.
Skema Reguler (Di luar Kedokteran Umum & Kedokteran Hewan): Pembayaran dilakukan dua kali, yaitu 50% di awal semester dan 50%sisanya menjelang Ujian Akhir Semester (UAS).
Skema Khusus (Fakultas Kedokteran & Kedokteran Hewan): Seluruh kewajiban pembayaran dilunasi penuh (100%) di awal semester.
Dr. Nedi menegaskan bahwa ketertiban administrasi keuangan berdampak langsung pada kelancaran akademik mahasiswa serta pencatatan resmi di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
"Kenapa ini perlu tertib? Karena sangat menyangkut status akademik anak. Pembayaran tahap pertama di awal semester digunakan untuk membuka akses pengisian rencana studi (entry mata kuliah). Jika belum bayar, kunci sistemnya tidak akan terbuka dan data mahasiswa tidak bisa terlampau/terhubung ke sistem PDDikti," tegasnya.
Beliau juga menambahkan bahwa untuk pembayaran tahap kedua menjelang UAS, keterlambatan pelunasan akan mengakibatkan kartu peserta ujian tidak terbit. Dampaknya, mahasiswa tidak dapat mengikuti ujian maupun melihat Hasil Studi Semester (KHS).
Selain SPP, Dr. Nedi juga menjelaskan adanya komponen biaya penunjang lain seperti biaya praktikum (sesuai ketentuan prodi), biaya yudisium, hingga kelengkapan wisuda ketika mahasiswa telah menyelesaikan masa studi selama 3,5 hingga 4 tahun.
Pihak rektorat secara tegas mengimbau seluruh orang tua agar mewaspadai bentuk pungutan liar di luar jalur resmi. UM Metro menekankan bahwa pihak kampus tidak lagi melayani pembayaran secara tunai (cash).
"Pembayaran resmi hanya ada satu, yaitu lewat bank melalui virtual account. Tidak ada pembayaran secara cash. Jika nanti anak meminta biaya lain-lain di luar sistem, Bapak/Ibu dipersilakan konfirmasi langsung ke Bagian Keuangan atau ke Kaprodinya masing-masing untuk memastikan kebenarannya. Jika status pembayaran belum selesai di sistem, maka kunci-kunci layanan akademik lainnya tidak akan bisa diakses," tutup Wakil Rektor II UM Metro.
Melalui kegiatan silaturahmi ini, UM Metro berharap terbangun kerja sama dan komunikasi yang harmonis antara manajemen universitas dan para orang tua/wali murid untuk mendukung keberhasilan studi mahasiswa hingga lulus tepat waktu. (Diq)