METRO – Rumah Sakit Umum (RSU) Muhammadiyah Metro menjalani verifikasi lapangan sebagai bagian dari proses penetapan Rumah Sakit Pendidikan Utama bagi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Metro (FK UM Metro) yang berlangsung di Aula AR.Fachrudin RSU Muhammadiyah Metro pada Kamis,27/8/2026.
Verifikasi ini merupakan tahapan lanjutan setelah verifikasi dokumen untuk memastikan kesesuaian antara persyaratan yang diajukan dengan kondisi faktual di rumah sakit. Pemeriksaan mencakup aspek pelayanan, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta kesiapan penyelenggaraan pendidikan klinik.
Kegiatan tersebut dihadiri Rektor Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) Universitas Muhammadiyah Metro Dr.Nyoto Suseno, M.Si., Direktur Utama RSU Muhammadiyah Metro dr.Nil Rahmayeni beserta jajaran, Dekan Fakultas Kedokteran UM Metro dr. Windy Pertiwi,MMR. beserta jajaran, ketua PCM Metro Barat, serta unsur terkait lainnya.

Turut hadir Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Dinas Kesehatan Kota Metro, MPKU PDM Kota Metro, Badan Pelaksana Harian RSU Muhammadiyah Metro, Direktur RSUD Menggala, Ketua Komite Medik, Ketua Komkordik, Kelompok Staf Medis (KSM), ketua PCM Metro Barat, serta unsur terkait lainnya.
Tim verifikasi lapangan terdiri atas Dini Rahmadia Dewi Rahayu, S.Kep., MHSM, drg. Indra Rahmat Darmawan, MKM dari Direktorat Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Rujukan, Cindy, SH, MARS dari unsur tim hukum, drg. Nursati Ikawahyu, M.Kes., FISQua, serta unsur kolegium kedokteran, termasuk dr. Amelia Dwi Fitri.
Direktur Utama RSU Muhammadiyah Metro dr. Nil Rahmayeni dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa rumah sakit telah melakukan sejumlah persiapan untuk menghadapi proses verifikasi.
Menurutnya, persiapan tersebut mencakup berbagai kebutuhan yang berkaitan dengan rencana pelaksanaan fungsi rumah sakit pendidikan.
“Rumah sakit sudah menyiapkan untuk verifikasi lapangan penetapan rumah sakit pendidikan. Semoga bisa menghasilkan dokter muda yang berkualitas,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kesiapan rumah sakit pendidikan tidak hanya berkaitan dengan aspek administratif. Pelayanan, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta lingkungan pembelajaran klinis juga menjadi bagian yang akan mendukung pelaksanaan pendidikan.
Sementara itu, Rektor UM Metro Dr. Nyoto Suseno, M.Si., menyampaikan bahwa, proses persiapan menuju rumah sakit pendidikan telah berlangsung melalui sejumlah tahapan.
Menurut Rektor bahwa, Fakultas Kedokteran UM Metro kini memasuki tahun ketiga. Mahasiswa diproyeksikan memasuki tahapan pendidikan profesi dalam sekitar dua tahun mendatang sehingga kebutuhan terhadap wahana pendidikan klinik menjadi bagian yang perlu dipersiapkan.
“Dua tahun lagi mahasiswa kita akan masuk ke program profesi. Karena itu, persiapan rumah sakit ini harus betul-betul dilakukan dengan baik,” kata Rektor.
Ia berharap proses verifikasi dapat memberikan penilaian sekaligus masukan terhadap aspek yang masih perlu disempurnakan.
“Masukan-masukan dari tim nantinya akan kami catat dan kami tindak lanjuti. Kita harus sama-sama berupaya memenuhi standar pendidikan dokter agar rumah sakit ini betul-betul bisa menunjang pendidikan calon dokter,” ujarnya.
Setelah sambutan Rektor, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan Profil RSU Muhammadiyah Metro oleh Direktur Sumber Daya Insani, Ust.Abdurrahim Hamdi.Lc.,MA.
Dalam pemaparannya, Ust.Abdurrahim Hamdi yang akrab disapa Ust Hamdi, ia menguraikan perkembangan RSU Muhammadiyah Metro, mulai dari sejarah rumah sakit, pembangunan fasilitas, kapasitas tempat tidur, pelayanan rawat jalan dan rawat inap, sumber daya manusia, hingga sarana yang dipersiapkan untuk mendukung kegiatan pendidikan.
Menurutnya, pengembangan rumah sakit dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan pelayanan dan fasilitas pendukung.
Ia memaparkan bahwa, gedung utama RSU Muhammadiyah Metro, yang dikembangkan secara bertahap kini telah berfungsi hingga lantai tujuh.
Sejumlah fasilitas juga dipersiapkan untuk mendukung kegiatan akademik, antara lain ruang diskusi, perpustakaan, ruang administrasi pendidikan, laboratorium keterampilan, serta aula.
Lebih lanjut, Ust Hamdi menyampaikan bahwa, fasilitas tersebut nantinya dapat digunakan sesuai kebutuhan kegiatan pendidikan dan pelayanan yang berlangsung di rumah sakit.
Sementara itu, Ketua Tim Verifikasi Lapangan, Dini Rahmadia Dewi Rahayu, S.Kep., MHSM.menjelaskan bahwa, verifikasi lapangan merupakan tahapan lanjutan setelah pemeriksaan dokumen.
“Tim akan melihat secara langsung kesesuaian antara dokumen yang diajukan dengan kondisi di lapangan” katanya.
Menurutnya, penilaian meliputi aspek pelayanan, pendidikan, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta kesiapan pelaksanaan pendidikan klinik.
“Verifikasi lapangan merupakan tahapan penting untuk memastikan kesesuaian antara dokumen dengan kondisi riil di lapangan,” jelas Dini.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa proses verifikasi juga dapat menghasilkan catatan dan rekomendasi yang perlu ditindaklanjuti oleh rumah sakit.

Dalam proses tersebut, tim menilai pemenuhan lima standar rumah sakit pendidikan, termasuk visi, misi dan komitmen rumah sakit di bidang pendidikan, sumber daya manusia, sarana dan prasarana penunjang, serta perancangan dan pelaksanaan program pendidikan klinik.
Menurut Dini, penetapan rumah sakit pendidikan berkaitan dengan penyelenggaraan pelayanan pendidikan dan penelitian yang bermutu, sekaligus memastikan pelayanan kesehatan tetap memperhatikan keselamatan pasien serta aspek perlindungan dan kepastian hukum.
Ia juga menyampaikan perkembangan kebijakan mengenai masa berlaku penetapan rumah sakit pendidikan. Berdasarkan kebijakan terbaru yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, Surat Keputusan penetapan rumah sakit pendidikan berlaku selama lima tahun, dengan monitoring dan evaluasi secara berkala.
Selain itu, mekanisme penetapan rumah sakit pendidikan kini dikaitkan dengan program pendidikan yang diajukan. Rumah sakit yang mengajukan penetapan untuk pendidikan profesi dokter akan dinilai berdasarkan program yang diajukan oleh institusi pendidikan.
Proses verifikasi selanjutnya menjadi dasar bagi penyusunan rekomendasi terkait penetapan RSU Muhammadiyah Metro sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama FK UM Metro
Ia menambahkan bahwa, hasil verifikasi juga akan menunjukkan aspek yang telah memenuhi persyaratan maupun bagian yang masih memerlukan penyempurnaan. Seluruh catatan tersebut menjadi bagian dari proses penilaian sesuai standar dan ketentuan yang berlaku.
Sumber: https://fk.ummetro.ac.id/posts-detail/fk-um-metro-perkuat-kesiapan-rumah-sakit-pendidikan-utama-melalui-verifikasi-rsu-muhammadiyah-metro