Metro – Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) melepas salah satu karyawan tetapnya, Trio Suseno, S.Tp., yang telah memasuki masa purna tugas setelah mengabdikan diri selama 18 tahun 7 bulan di lingkungan UM Metro. Momentum purna bakti tersebut berlangsung penuh kehangatan dan menjadi ruang untuk mengenang perjalanan pengabdian, kebersamaan, serta kontribusi yang telah diberikan selama menjadi bagian dari keluarga besar UM Metro. Ruang Rapat Rektorat, Senin (31/8/2026).
Dalam pesan dan kesannya, Trio Suseno menceritakan bahwa perjalanan pengabdiannya di UM Metro dimulai pada tahun 2008. Sebelum kembali ke Metro, ia sempat bekerja selama kurang lebih tujuh tahun di Jakarta dengan kondisi pekerjaan dan penghasilan yang lebih baik.
Namun, keputusan besar kemudian diambilnya setelah mendapat dorongan dari Prof. Marzuki untuk kembali ke Metro. Kesempatan bekerja di UM Metro sekaligus memberinya ruang untuk berada lebih dekat dan merawat kedua orang tuanya.
Trio mengakui keputusan tersebut membuatnya harus meninggalkan kenyamanan pekerjaan yang telah diperoleh di Jakarta. Meski demikian, baginya kesempatan untuk mendampingi dan merawat orang tua memiliki nilai yang jauh lebih besar.
“Alhamdulillah saya bisa menjaga ayah saya. Sekarang saya masih menjaga ibu saya,” ungkapnya.
Menurut Trio, bekerja di UM Metro bukan hanya menjadi perjalanan profesional, tetapi juga membawa perubahan dalam kehidupan keluarganya. Kedekatan dengan keluarga dan kesempatan untuk menjalani aktivitas keagamaan menjadi bagian yang sangat ia syukuri dari keputusan kembali ke Metro.
Memasuki masa purna tugas, Trio menyampaikan terima kasih kepada seluruh pimpinan dan rekan kerja yang telah membersamainya selama mengabdi. Ia bersyukur dapat membangun hubungan yang baik dengan berbagai unsur di lingkungan universitas.
“Saya ucapkan terima kasih atas kerja samanya selama ini. Saya juga mohon maaf jika ada salah kata, salah ucapan, maupun tingkah laku,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan rasa bangganya terhadap UM Metro. Salah satu kebahagiaan yang turut dirasakannya adalah ketika anaknya dapat menyelesaikan pendidikan di UM Metro dan menjadi alumni pada tahun 2025.
Rektor: Pilihan Mengabdi Sambil Merawat Orang Tua adalah Hal Luar Biasa
Rektor UM Metro, Dr. Nyoto Suseno, M.Si., memberikan apresiasi atas perjalanan pengabdian Trio Suseno. Menurutnya, keputusan Trio meninggalkan pekerjaan di Jakarta dan kembali ke Metro demi dapat mendampingi orang tua memiliki nilai keteladanan tersendiri.
Rektor menilai, merawat orang tua merupakan amanah yang memiliki nilai besar dalam kehidupan. Ia bahkan mengaitkan pengalaman Trio dengan pengalamannya sendiri dalam mendampingi keluarga dan orang tua.
Menurutnya, pilihan untuk pulang dan mengurus orang tua bukanlah keputusan sederhana, terlebih ketika seseorang harus meninggalkan kondisi pekerjaan yang secara materi lebih menjanjikan.

Ketua BPH: Purna Tugas Tidak Memutus Ikatan Kekeluargaan
Apresiasi juga disampaikan Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UM Metro, Prof. Dr. Mukhtar Hadi, M.Si. Ia menyampaikan terima kasih atas tenaga, pikiran, dan sumbangsih yang telah diberikan Trio selama menjadi bagian dari UM Metro.
“Atas segala sumbangsih, tenaga, dan pikiran yang diberikan selama berada di UM Metro, kami mengucapkan terima kasih,” ungkapnya.
Prof. Mukhtar berharap seluruh pengabdian tersebut menjadi catatan kebaikan dan amal bagi Trio. Menurutnya, perjalanan panjang bekerja dalam sebuah institusi tentu menghadirkan beragam pengalaman, baik pengalaman menyenangkan maupun berbagai dinamika yang menjadi bagian dari proses pengabdian.
Ia berharap seluruh pengalaman baik selama berada di UM Metro dapat terus dikenang dan dibawa dalam kehidupan setelah purna tugas. Sementara berbagai hal yang kurang berkenan dapat menjadi pembelajaran sekaligus dimaafkan bersama.
Atas nama Persyarikatan Muhammadiyah dan UM Metro, Prof. Mukhtar juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama masa pengabdian terdapat kebijakan, sikap, maupun hal lain dari institusi yang kurang berkenan bagi Trio dan keluarga.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa berakhirnya masa kerja secara formal tidak berarti hubungan Trio dengan UM Metro turut berakhir.
“Purna tugas bukan berarti kemudian terputus hubungan kekeluargaan dengan UM Metro. Meskipun sudah purna tugas, kami tetap menganggap beliau sebagai bagian dari keluarga besar UM Metro,” tegasnya.
Karena itu, ia berharap hubungan silaturahmi tetap terpelihara dan Trio tetap dapat berinteraksi serta berkontribusi dalam berbagai aktivitas, baik di lingkungan UM Metro maupun Persyarikatan Muhammadiyah.
Prof. Mukhtar turut mendoakan agar Trio dan keluarga senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan dalam menjalani fase kehidupan berikutnya.