METRO - Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) melakukan reposisi dan regenerasi sejumlah jabatan struktural sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola serta peningkatan kinerja kelembagaan. Penyerahan Surat Keputusan (SK) Rektor tersebut berlangsung di Aula A.R. Fachruddin, Rabu (28/10/2026).
Rektor UM Metro, Dr. Nyoto Suseno, M.Si., mengatakan pergantian maupun perpanjangan penugasan merupakan bagian yang lumrah dalam dinamika organisasi. Namun, setiap proses reposisi membutuhkan pertimbangan yang matang dan kemampuan beradaptasi agar program yang telah berjalan dapat terus dikembangkan dan memberikan nilai tambah bagi universitas.
“Pergantian seperti ini perlu pemikiran dan adaptasi yang baik sehingga bisa diterima semua pihak. Kegiatan yang sudah berjalan juga diharapkan dapat memberikan nilai tambah terhadap aktivitas yang selama ini berjalan,” ujar Dr. Nyoto.
Ia menyampaikan apresiasi kepada para pejabat yang telah menyelesaikan masa tugasnya. Menurutnya, kontribusi yang telah diberikan selama memimpin program studi, unit, maupun lembaga merupakan bagian penting dalam perkembangan UM Metro.
Dr. Nyoto juga menyampaikan selamat kepada para pejabat yang menerima amanah baru. Ia mengingatkan bahwa masa jabatan harus dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan pekerjaan yang kreatif, inovatif, dan memberikan dampak bagi kemajuan universitas.
“Jangan sia-siakan waktu dan kesempatan yang ada. Curahkan kemampuan, inovasi, dan kreativitas untuk melaksanakan tugas-tugas tersebut,” pesannya.
Ia menekankan pentingnya bekerja dengan perencanaan yang baik serta tidak terjebak pada rasa khawatir dalam menjalankan amanah. Menurutnya, setiap tugas perlu dimulai dengan keyakinan dan kesungguhan agar dapat memberikan hasil terbaik.
Selain reposisi jabatan, ia juga menyoroti pentingnya pengembangan karier dosen, khususnya bagi dosen baru. Ia meminta pimpinan fakultas dan unit terkait memberikan pendampingan agar dosen memahami tugas dan fungsi akademiknya serta memiliki arah pengembangan karier yang jelas.
“Dosen harus diarahkan, dibimbing, dan diberikan pemahaman mengenai fungsi serta kariernya. Jangan sampai urusan karier dosen tidak diperhatikan,” katanya.
Menurut Rektor, rotasi dan penempatan sumber daya manusia pada berbagai unit juga merupakan bagian dari strategi pengembangan kapasitas. Pengalaman di berbagai unit dinilai penting karena setiap dosen dan tenaga kependidikan memiliki potensi untuk menjadi pemimpin di masa mendatang.
Ia menjelaskan, pengalaman dalam berbagai posisi dapat membentuk kemampuan manajerial dan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tata kelola universitas.
“Kalau menjadi pimpinan tentu membutuhkan pengalaman yang banyak. Karena itu pengalaman-pengalaman di berbagai unit sangat penting,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga mengingatkan sivitas akademika untuk mulai mempersiapkan keberlanjutan kepemimpinan universitas. Ia menyebut masa tugasnya sebagai rektor akan berakhir dalam waktu sekitar enam bulan sehingga proses kaderisasi kepemimpinan perlu dipersiapkan dengan baik.
Sementara itu, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UM Metro, Prof. Dr. Prof. Mukhtar Hadi, M.Si., menilai penyerahan SK tersebut merupakan bagian dari proses reposisi, reorganisasi, dan regenerasi di lingkungan UM Metro.
Prof. Mukhtar menegaskan bahwa setiap jabatan merupakan amanah yang mengandung kepercayaan sekaligus tanggung jawab. Karena itu, pejabat yang menerima amanah harus mampu membuktikan kepercayaan tersebut melalui kinerja nyata.

“Setiap jabatan adalah amanah, dituntut kepercayaan, dituntut pembuktian, dan dituntut terus meningkatkan kapasitas diri,” ungkapnya.
Ia menyampaikan empat orientasi yang perlu menjadi perhatian para pejabat baru, yakni orientasi kerja dan karya, orientasi mutu, orientasi tujuan, serta orientasi masa depan.
Pertama, setiap pejabat harus berorientasi pada karya nyata. Jabatan tidak hanya dimaknai sebagai posisi administratif, tetapi harus menghasilkan kontribusi yang dapat dirasakan oleh lembaga. Dari karya tersebut, seorang pejabat diharapkan mampu meninggalkan legacy atau jejak positif setelah menyelesaikan masa tugasnya.
Kedua, pekerjaan harus berorientasi pada mutu. Menurut Prof. Mukhtar, bekerja tidak cukup hanya menyelesaikan tugas, tetapi harus menghasilkan pekerjaan yang berkualitas. Setiap unit diharapkan terus meningkatkan performa dari kondisi yang baik menjadi lebih baik, hingga mencapai keunggulan.
Ketiga, seluruh pekerjaan harus diarahkan pada tujuan kelembagaan. Ia mengingatkan agar setiap pejabat menjadikan visi, rencana strategis, serta target jangka pendek, menengah, dan panjang UM Metro sebagai pedoman dalam menjalankan tugas.
“Apapun yang kita lakukan harus berorientasi pada tujuan yang sudah ditetapkan dan direncanakan, sehingga kita memiliki arah yang jelas,” tuturnya.
Keempat, Prof. Mukhtar menekankan pentingnya orientasi masa depan. Perubahan regulasi, kebutuhan masyarakat, perkembangan teknologi, serta transformasi pendidikan menuntut perguruan tinggi untuk terus beradaptasi.
Menurutnya, UM Metro perlu menyiapkan diri menghadapi perubahan pendidikan, termasuk perkembangan digitalisasi pembelajaran. Model perkuliahan ke depan tidak hanya mengandalkan pembelajaran tatap muka, tetapi juga perlu menyediakan alternatif pembelajaran daring untuk menjangkau mahasiswa yang memiliki keterbatasan waktu, jarak, dan akses.
“Ke depan kita harus memikirkan seperti apa kebutuhan masyarakat dan perubahan yang akan terjadi. Apa yang sekarang kita siapkan harus dikoneksikan dan diaktifkan untuk menghadapi masa depan,” ujarnya.
Prof. Mukhtar berharap para pejabat yang menerima amanah baru dapat menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh, meningkatkan kapasitas diri, serta memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan UM Metro.
Berikut daftar nama pejabat yang diberhentikan dan diangkat di lingkungan Universitas Muhammadiyah Metro berdasarkan SK Rektor tertanggal 26 Oktober 2026.
Daftar nama yang diberhentikan dari jabatan
Ketua Program Studi S1 dan pejabat unit
1. Dr. Agus Sujarwanta, M.Pd. — Plt. Ketua Prodi S1 Pendidikan Biologi tahun 2024.
2. Mudaim, S.Psi., M.Psi. — Ketua Prodi S1 Bimbingan dan Konseling.
3. Ira Vahlia, S.Pd., M.Pd. — Ketua Prodi S1 Pendidikan Matematika.
4. Ade Gunawan, S.Pd., M.Pd. — Ketua Prodi S1 PGSD.
5. Dedy Hidayatullah Alarifin, S.Pd., M.Pd. — Ketua Prodi S1 Pendidikan Fisika periode 2022–2026.
6. Noormawanti, S.Pd.I., M.Pd.I. — Ketua Prodi S1 Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).
7. Dr. Agil Lepiyanto, M.Pd. — Kepala PA2M LPM UM Metro.
8. M. Barkah Salim, M.Pd.Si. — Ketua Laboratorium Pendidikan IPA Terpadu FKIP.
9. Satriyo Wicaksono Sudarman, S.Pd., M.Pd. — Kepala Laboratorium Prodi S1 Pendidikan Matematika.
Ketua Program Studi S2
1. Dr. Prima Angkupi, S.H., M.H., M.Kn. — Ketua Prodi S2 Hukum.
2. Dr. Friska Octavia Rosa, M.Pd. — Ketua Prodi S2 Pendidikan IPA periode 2022–2026.
Daftar nama yang diangkat untuk jabatan baru
Ketua Program Studi S1 dan pejabat unit
1. Mudaim, M.Psi. — Ketua Prodi S1 Bimbingan dan Konseling.
2. Kartika Sari, M.Bi.S., Ph.D. — Ketua Prodi S1 Pendidikan Biologi.
3. Satriyo Wicaksono Sudarman, M.Pd. — Ketua Prodi S1 Pendidikan Matematika.
4. Muhammad Alfarizi, M.Pd. — Ketua Prodi S1 PGSD.
5. M. Barkah Salim, M.Pd. — Ketua Prodi S1 Pendidikan Fisika.
6. Nina Tisnawati, M.Pd.I. — Ketua Prodi S1 Pendidikan Islam Anak Usia Dini.
7. Dr. Triana Asih, M.Pd. — Kepala Laboratorium Pendidikan IPA Terpadu FKIP.
8. Dr. Agil Lepiyanto, M.Pd. — Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu (LPM).
9. Dr. Rasuane Noor, M.Sc. — Kepala Pusat Akreditasi dan Audit Mutu LPM.
10. Dr. Ir. Eko Budianto, M.T. — Tim Penjaminan Mutu Fakultas Teknik.
Ketua Program Studi S2
1. Dr. Syamsul Arifin, S.H., M.H. — Ketua Prodi S2 Hukum.
2. Dr. Friska Octavia Rosa, M.Pd. — Ketua Prodi S2 Pendidikan IPA.
Daftar nama yang mendapat surat tugas
1. Amrina Rosyada, M.Pd. — Supporting Staff Pusat Publikasi Ilmiah dan Kekayaan Intelektual (PPIKI).
2. Aulia Ika Atika, M.Pd. — Supporting Staff Pusat Publikasi Ilmiah dan Kekayaan Intelektual (PPIKI).
Keduanya mulai bertugas pada 1 November 2026 sampai dengan pengangkatan sebagai dosen tetap.