Pelatihan Akuntansi dan Kewirausahaan bagi Santri Panti Asuhan Budi Utomo Muhammadiyah Metro

UM Metro – Dosen Universitas Muhammadiyah Metro gelar Pelatihan Akuntansi dan Kewirausahaan bagi Santri Panti Asuhan Budi Utomo Muhammadiyah Metro, bertempat di Aula Panti Asuhan Budi Utomo Muhammadiyah Metro pada hari Selasa-Rabu, 29-30 Mei 2018, dan dihadiri oleh 34 peserta.

Pelatihan ini merupakan program OPR Abdimas UM Metro, yang diketuai oleh Sri Retnaning Rahayu, M.M.dibantu oleh Elmira Febri Darmayanti, MAB., dan Angga Kurniawan, M.Si.

Sesuai dengan visi Panti Asuhan, yaitu: Tersantuni, Taqwa, Cerdas, Terampil dan Mandiri, dan salah satu program panti, yaitu pembinaan  pelatihan kewiraswastaan, pelatihan ketrampilan program kesejahteraan keluarga, rekreasi dan kunjungan, maka tim abdimas UM Metro memberikan Pelatihan Akuntansi dan Kewirausahaan untuk mendukung program tersebut.

Santri Panti Asuhan Budi Utomo Muhammadiyah Metro mayoritas berusia remaja (12 s.d 21 tahun). Usia tersebut merupakan usia dimana para santri harus mulai mempersiapkan masa depan mereka dengan melatih kemandirian mereka. (https://www.gridironstuds.com/) Karena tidak selamanya mereka menetap di Panti Asuhan tersebut. Setelah tidak di Panti Asuhan tersebut kadang mereka kesulitan mencari pekerjaan atau mencari penghasilan, karena selama ini mereka kurang membekali diri dengan keahlian/ketrampilan khusus yang bisa menjadi modal mereka terjun ke dalam kehidupan bermasyarat.

Hal ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan Panti Asuhan saja tetapi juga merupakan tanggung jawab kita bersama untuk dapat membantu mereka agar dapat mengembangkan potensi diri dengan membekali pengetahuan dan keterampilan berwirausaha sehingga mereka masih memiliki harapan untuk dapat melanjutkan pendidikan dan memperbaiki ekonomi keluarga guna masa depan yang lebih baik.

Selain pengetahuan dan wawasan keilmuan dan keagamaan mereka harus senantiasa ditingkatkan, mereka juga harus memiliki keahlian dan ketrampilan khusus, karena kemampuan yang dimiliki mereka tidak mencukupi untuk mengisi lapangan pekerjaan yang semakin canggih. Melalui suatu pelatihan ketrampilan seperti akuntansi, kewirausahaan, diharapkan dapat menumbuh-kembangkan potensi, minat, bakat, dan ide kreatifitas mereka terhadap segala sesuatu yang bisa menghasilkan pendapatan.

Dalam kegiatan pelatihan ini bekerja sama dengan pihak pengasuh Panti Asuhan Budi Utomo Muhammadiyah Metro, dimana dalamkegiatan pelatihan ini para santri melakukan praktik akuntansi dasar dan membuat medsos menjadi sarana marketing produk hasil wirausaha mereka. Dari kegiatan pelatihan ini kami mendapatkan respon positif  karena para peserta sangat antusias untuk memahami arti penting pembukuan dalam keuangan usaha mereka kelak dan bagaimana pentingnya kewirausahaan untuk menumbuhkan kemandirian mereka di masa yang akan datang. (AL-Bayurie¦Hum)



Tinggalkan Balasan