Pelantikan Dr. Nyoto Suseno Sebagai Rektor UM Metro Masa Jabatan 2023-2027 Berlangsung di Surabaya

Jika pelantikan Rektor Perguran Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) biasanya berlangsung di kampus setempat. Kali ini pelantikan Dr. Nyoto Suseno, M.Si. sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah (UM) Metro sedikit berbeda. Ia dilantik di JW Marriott Hotel Surabaya bersama dengan 4 Rektor PTMA lainnya pada Selasa, 02 Mei 2023.

Hal ini lantaran jadwal pelantikan ke-5 Rektor PTMA ini bersamaan dengan agenda Rapat Kerja Nasional Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang melibatkan Pimpinan PTMA, BPH, dan PWM se-Indonesia selama 3 hari (2-4/5/2023).

Selain UM Metro, 4 Pimpinan PTMA yang turut dilantik di Forum Rakernas ini adalah Rektor UM Purworejo, Rektor UM Pekajangan Pekalongan, Rektor UM Tasik Malaya, dan Ketua STIKES Muhammadiyah Aceh.

Kelima Rektor PTMA ini dilantik langsung oleh ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof. Dr. Bambang Setiaji, M.Si. pasca dibacakan SK pengangkatan Rektor/Ketua oleh Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Ahmad Muttaqin. Ph.D.

Sementara itu, Ketua Bidang Pendidikan, Kebudayaan, dan Olahraga PP Muhammadiyah Periode 2022-2027 Prof. Dr. Irwan Ajib, M.Pd. mengucapkan selamat kepada 5 pimpinan PTMA yang baru saja dilantik saat berkesempatan memberikan amanah.

“Terdapat beberapa hal yang perlu saya sampaikan, yang pertama atas nama Pimpinan Pusat Muhammadiyah, (saya) mengucapkan selamat atas amanah yang saudara-saudara akan emban selama satu periode ke depan,” katanya.

Ia kemudian mengingatkan bahwa jabatan tak selamanya sehingga perlu perencanaan yang matang.

“Yang kedua bahwa setiap awal itu akan ada akhirnya. Oleh karena itu, ketika saudara-saudara hari ini dilantik sebagai pimpinan perguruan tinggi (Muhamammadiyah), maka insya Allah 4 tahun ke depan, saat tiba waktunya, akan berakhir. Itu artinya apa, sejak sekarang saudara harus mempersiapkan diri dan melaksanakan Amanah ini dengan sebaik-baiknya. Kalau itu tidak dicanangkan Bapak/Ibu sekalian, maka nanti pada saatnya nanti terjadi power syndrom. Bapak/Ibu harus membawa perguruan tinggi kita ini sebagaimana tagline Muktamar kita yakni ‘unggul berkemajuan’ maka PTMA juga diharapkan PTMA yang unggul,” tambahnya.

Menurutnya seorang pemimpin masa kini bisa dikatakan sukses apabila mampu mencetak generasi yang cemerlang untuk menjadi pemimpin masa depan.

“Yang ketiga, salah satu fungsi PTMA adalah pengkaderan. Seorang pemimpin yang sukses, salah satunya adalah ketika mampu menyiapkan/menginspirasi lahirnya calon pemimpin berikutnya. Dan bukan hanya satu yang disiapkan, namun lebih, lima atau sampai berapa orang yang disiapkan hingga pada saatnya nanti kita tidak kekurangan lagi pemimpin,” terangnya.