Mahasiswa UM Metro Ikuti Kegiatan Penguatan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara

Mahasiswa UM Metro Ikuti Kegiatan Penguatan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara

Sebanyak 10 Mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Metro ikuti kegiatan penguatan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara, bertempat di Ballroom Hotel Grand S’kuntum, Selasa-Rabu (28/02/2023-01/03/2023)

Kegiatan ini merupakan acara tahunan yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik(KESBANGPOL) Kota Metro, yang pada tahun ini di ikuti oleh 50 mahasiswa yang berasal dari selurh perguruan tinggi di Kota Metro.

Kegiatan Penguatan Wawasan Kebangsaan yang di gelar pada hari pertama mengangkat tema “Penguatan Wawasan Kebangsaan Bagi Generasi Muda Untuk Mewujudkan Indonesia Tangguh” dengan dihadiri oleh 3 pemateri.

Penyampaian materi pertama oleh Wakil Walikota Metro Qamaru Zaman, dalam paparan materinya beliau menjelaskan mengenai pentingnya menjaga peradaban dan mengingat jati diri kita sebagai orang Indonesia.

“Negara-negara yang maju tetap menjaga peradabannya. Begitupula Indonesia kedepan, juga harus maju dan tetap menjaga peradabannya. Jangan pernah lupa jati diri kita sebagai orang Indonesia, pribadi yang hebat adalah pribadi yang berfikir untuk Indonesia masa depan” jelasnya.

Kemudian penyampaian materi kedua oleh Akademisi UM Metro Edi Ribut Harwanto dan meteri ketiga oleh sekretaris KESBANGPOL Kota Metro Risfania.

Sedangkan pada hari kedua dilaksanakan Kegiatan Penguatan Bela Negara dengan mengangkat tema “Peran Generasi Muda Untuk Menumbuhkan Kesadaran Bela Negara” dengan dihadiri oleh 3 pemateri.

Pemateri pertama dari perwakilan Dandim Kodim 0411 oleh Tri Yuli Priyono, materi kedua oleh Wakil Walikota Metro Qamaru Zaman, dan materi ketiga dari perwakilan kapolres Kota Metro Rismawati.

Erio Rega Mayhisya, salah satu peserta dari UM Metro menyampaikan kesannya terhadap kegiatan ini.
“Kegiatan ini sangat berkesan sekali bagi kami, dari kegiatan ini kami sadar betul tentang pentingnya wawasan kebangsaan dan bela negara. Mengingat ancaman terhadap negara sangatlah berbahaya, terutama dalam bidang teknologi (ancaman siber), dalam bidang ekonomi (ekspor/impor), sosial, politik dan budaya,” ucapnya.

Sepuluh mahasiswa UM Metro yang mengukuti kegiatan ini merupakan mahasiswa S1 dari Prodi Manajemen dan Ilmu Komputer: Erio Rega Mayhisya dari prodi Manajemen, Dania Liza Silvani dari prodi Manajemen, Tegar Reyhanarto Wibisono dari prodi Manajemen, Ardelia Ningsih dari prodi Manajemen, Dimas Andika dari prodi Manajemen, Raffles Riovaldi dari prodi Ilmu Komputer , Feby Pratiwi Handayani dari prodi Manajemen, Diah Agustina dari prodi Manajemen, Ade Agung Prayoga dari prodi Manajemen dan Dahlia Annisa dari prodi Manajemen.