METRO – Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Agama Islam (FAI), Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro), Ahmad Fauzi AL Mubarok, berhasil meraih Juara 1 Lomba Video Konten Literasi 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung Tengah.

Prestasi tersebut diraih melalui karya video berjudul “Literasi Memajukan Generasi” yang mengangkat pentingnya budaya membaca dan literasi dalam membentuk generasi berpengetahuan serta berwawasan. Pengumuman pemenang kompetisi disampaikan pada 23 September 2026.

Melalui karya tersebut, Ahmad Fauzi menyampaikan pesan bahwa literasi tidak hanya berkaitan dengan aktivitas membaca, tetapi juga mencakup kemampuan memahami informasi, memperluas wawasan, dan menghadapi perkembangan zaman. Pesan itu dikemas dalam bentuk audiovisual agar lebih komunikatif dan mudah diterima masyarakat.

Lomba Video Konten Literasi 2026 mengusung tema “Dengan Semangat Menuju Indonesia Emas Tahun 2045, Tingkatkan Budaya Baca dan Literasi di Kabupaten Lampung Tengah”. Kompetisi ini menjadi salah satu wadah untuk mendorong kreativitas masyarakat dalam menyampaikan pesan edukatif sekaligus memperkuat budaya baca dan literasi.

Bagi mahasiswa KPI, capaian tersebut juga menunjukkan pemanfaatan keterampilan komunikasi dan produksi konten digital untuk menyampaikan gagasan yang bermanfaat. Kemampuan merancang pesan, menyusun konsep, dan mengemas informasi menjadi konten audiovisual merupakan bagian penting dari kompetensi yang dikembangkan dalam bidang komunikasi dan penyiaran.

Ketua Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam UM Metro, Hariyanto, mengapresiasi prestasi yang diraih Ahmad Fauzi Almubarok. Ia berharap capaian tersebut dapat mendorong mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan kreativitas.

“Kaprodi KPI merasa bangga atas prestasi yang diperoleh. Semoga prestasi ini dapat menginspirasi mahasiswa KPI lainnya untuk terus mengembangkan potensi, kreativitas, dan kemampuan dalam bidang komunikasi,” ujar Hariyanto.

Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa UM Metro untuk terus mengasah kompetensi melalui karya dan berbagai ajang kompetisi. Di tengah perkembangan media digital, mahasiswa juga memiliki peluang untuk memanfaatkan teknologi sebagai sarana menyebarkan pengetahuan, membangun kesadaran literasi, dan menghadirkan pesan positif bagi masyarakat.

Capaian Ahmad Fauzi menjadi salah satu contoh bagaimana kreativitas mahasiswa dapat dipadukan dengan kompetensi akademik untuk menghasilkan karya yang tidak hanya inovatif, tetapi juga memiliki nilai edukatif dan sosial.