TULANG BAWANG BARAT - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 44 Universitas Muhammadiyah (UM) Metro menggelar sosialisasi dan pelatihan pengolahan limbah botol plastik menjadi paving block di Kelurahan Daya Murni, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu, 7–8 Agustus 2026, tersebut menyasar masyarakat di empat Rukun Kampung (RK), yakni RK 1, RK 2, RK 4, dan RK 6. Program ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN dalam mendorong kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah sekaligus menghadirkan solusi kreatif yang memiliki nilai guna dan ekonomi.

Permasalahan limbah plastik, khususnya botol plastik sekali pakai, masih menjadi salah satu tantangan lingkungan karena membutuhkan waktu yang lama untuk terurai. Kondisi tersebut mendorong mahasiswa KKN Kelompok 44 yang beranggotakan 10 mahasiswa untuk menghadirkan edukasi sekaligus keterampilan praktis kepada masyarakat.
Melalui program tersebut, masyarakat tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai dampak limbah plastik terhadap lingkungan, tetapi juga diperkenalkan dengan cara memanfaatkan limbah menjadi produk yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin masyarakat tahu bahwa limbah plastik yang biasanya hanya dibuang sebenarnya bisa dimanfaatkan menjadi produk yang berguna. Ini juga menjadi salah satu cara kami berkontribusi untuk lingkungan yang lebih baik,” ungkap salah satu perwakilan mahasiswa KKN Kelompok 44.
Rangkaian kegiatan diawali dengan edukasi mengenai dampak negatif limbah plastik terhadap lingkungan dan ekosistem. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi serta praktik langsung pembuatan paving block berbahan dasar botol plastik bekas.
Antusiasme masyarakat terlihat selama kegiatan berlangsung. Peserta dari empat RK aktif mengikuti sesi diskusi, mengajukan pertanyaan, hingga terlibat langsung dalam praktik pengolahan limbah, mulai dari proses persiapan dan peleburan bahan hingga pencetakan paving block.

Respons positif tersebut menunjukkan adanya ketertarikan masyarakat untuk menerapkan pengelolaan sampah yang lebih baik dan memanfaatkan limbah plastik secara produktif di lingkungan masing-masing.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 44, Dani Anggoro, S.Kom., M.Kom., mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang dinilai memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
“Inisiatif seperti ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya belajar di kampus, tetapi juga siap berkontribusi langsung kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UM Metro, Dr. Satrio Budi Wibowo, M.A., menilai keberlanjutan program inovatif di tingkat masyarakat menjadi hal penting dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.
“Program yang dijalankan oleh Kelompok 44 ini merupakan wujud nyata dari pengabdian institusi yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Kami di LPPM terus mendorong agar inovasi yang dibawa oleh mahasiswa dapat memberikan solusi konkret terhadap isu lingkungan setempat, sekaligus memperkuat komitmen kita bersama dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs),” tegasnya.
Ia berharap pengetahuan dan keterampilan yang diberikan melalui kegiatan tersebut tidak berhenti pada pelaksanaan KKN, tetapi dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
“Harapannya, transfer knowledge ini bisa menjadi gerakan komunal yang mandiri di Daya Murni,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat Daya Murni mendapatkan alternatif pengelolaan limbah plastik yang aplikatif dan berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan. Selain membantu mengurangi volume sampah plastik, pemanfaatan limbah menjadi paving block juga diharapkan dapat membuka peluang pemanfaatan produk daur ulang untuk kebutuhan infrastruktur skala mikro di lingkungan masyarakat.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat, dengan menghadirkan peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu memberikan edukasi, inovasi, dan solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
Tentang Universitas Muhammadiyah Metro
Universitas Muhammadiyah Metro merupakan perguruan tinggi Muhammadiyah di Provinsi Lampung yang berkomitmen menghasilkan lulusan unggul, kompeten, dan berwawasan luas. Melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), UM Metro secara konsisten melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus mendorong pemberdayaan, inovasi, dan kemandirian masyarakat di berbagai sektor.