TULANG BAWANG BARAT - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) PLP Kelompok 18 Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) memberikan pendampingan kepada UMKM Tahu Tempe Sambas di Marga Asri RK 1, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, melalui pembuatan banner usaha dan pembaruan lokasi pada Google Maps.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu (19/7/2026) tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa membantu UMKM memperkuat identitas usaha sekaligus meningkatkan akses informasi digital bagi masyarakat dan calon konsumen.
Program pendampingan berawal dari pengamatan mahasiswa KKN PLP Kelompok 18 terhadap kondisi UMKM Tahu Tempe Sambas. Selama ini, pemasaran produk lebih banyak dilakukan secara konvensional melalui penjualan di pasar dan informasi dari mulut ke mulut. Sementara itu, lokasi produksi yang baru belum memiliki banner sebagai penanda usaha.
Selain itu, lokasi UMKM yang sebelumnya telah terdaftar di Google Maps perlu diperbarui karena tempat produksi telah berpindah. Kondisi tersebut menjadi perhatian mahasiswa untuk memberikan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan usaha.
Mahasiswa kemudian berkoordinasi dengan pemilik UMKM untuk membantu pembuatan banner sebagai identitas sekaligus penanda lokasi usaha. Pendampingan juga dilakukan dengan memperbarui informasi lokasi produksi pada Google Maps agar lebih mudah ditemukan oleh masyarakat.
“Kami melihat usaha Tahu Tempe Sambas sudah dikenal oleh masyarakat sekitar melalui penjualan di pasar dan informasi dari mulut ke mulut. Kami mencoba membantu agar usaha ini memiliki identitas yang lebih jelas dan lebih mudah ditemukan melalui Google Maps,” ungkap Laurensius Jesen Prasetyo Ketua KKN PLP Kelompok 18.
Proses pendampingan dilakukan secara langsung dengan melibatkan pemilik UMKM. Mahasiswa membantu menyiapkan banner sekaligus memberikan panduan kepada pemilik usaha mengenai pembaruan informasi lokasi pada Google Maps menggunakan smartphone.
Eva, Pemilik UMKM Tahu Tempe Sambas mengapresiasi pendampingan yang diberikan mahasiswa KKN PLP UM Metro. Menurutnya, pembaruan lokasi pada Google Maps menjadi penting karena tempat produksi usaha telah berpindah.
“Kami sangat berterima kasih kepada adik-adik KKN PLP Universitas Muhammadiyah Metro. Banner dan pembaruan lokasi di Google Maps ini sangat membantu karena tempat produksi kami sudah pindah. Selama ini pembeli banyak mengetahui usaha kami dari pasar dan dari orang ke orang,” ujarnya.

Melalui pendampingan tersebut, mahasiswa berharap UMKM Tahu Tempe Sambas memiliki identitas usaha yang lebih mudah dikenali serta dapat memperluas akses informasi kepada calon konsumen. Pembaruan lokasi pada Google Maps juga diharapkan memudahkan masyarakat menemukan tempat produksi yang baru.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN PLP UM Metro dalam membantu masyarakat memanfaatkan media visual dan teknologi digital sesuai dengan kebutuhan usaha. Pendampingan tersebut sekaligus menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Mahasiswa KKN PLP Kelompok 18 berharap pendampingan yang diberikan dapat menjadi langkah awal bagi UMKM Tahu Tempe Sambas untuk terus mengembangkan usaha dan memanfaatkan media digital sebagai sarana pendukung pemasaran serta keberlangsungan usaha.