BOGOR — Sebanyak 13 asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Muhammadiyah (UM) Metro terlibat dalam pelaksanaan Uji Kompetensi Nasional bagi calon Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Kegiatan yang merupakan bagian dari program penguatan kapasitas sumber daya manusia koperasi tersebut berlangsung selama dua hari, pada 28–29 Juli 2026, di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Dalam kegiatan tersebut, para asesor LSP UM Metro melaksanakan proses asesmen berdasarkan Skema Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Uji kompetensi dilakukan melalui sejumlah metode, meliputi tes tertulis, observasi, dan wawancara.
Ketua LSP UM Metro Dani Anggoro mengatakan keterlibatan 13 asesor dalam kegiatan berskala nasional tersebut menjadi bentuk kontribusi UM Metro dalam mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia pengelola koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
“Keikutsertaan LSP UM Metro tidak hanya sebatas menjalankan tugas teknis pengujian, tetapi juga menjadi wujud kontribusi nyata institusi dalam membangun kapasitas sumber daya manusia untuk memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat akar rumput secara profesional, transparan, dan berkelanjutan,” ujar Dani.
Sebanyak 13 asesor yang terlibat terdiri atas Dani Anggoro, Nedi Hendri, Sri Retnaning Rahayu, Durotun Naskiah, M. Aang Khonaifi, Mustika, Yulita Zanaria, Ana Septiani, Desi Budiono, Elmira Febri Darmayanti, Lukito Dwi Yuono, Dedi Irawan, dan Sudarmaji.
Para asesor melakukan penilaian terhadap kompetensi calon manajer yang mencakup aspek pengetahuan, sikap kerja, kemampuan manajerial, serta pengambilan keputusan dalam pengelolaan koperasi.
Menurut Dani, pelaksanaan uji kompetensi diharapkan dapat mendukung penyediaan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang memiliki kompetensi sesuai standar dan mampu menjalankan tata kelola koperasi secara profesional serta berorientasi pada keberlanjutan.

Keterlibatan asesor UM Metro dalam kegiatan nasional tersebut juga menjadi bagian dari penguatan peran perguruan tinggi dalam mendukung program pembangunan masyarakat dan pemberdayaan ekonomi berbasis desa.
Selain memberikan pengalaman profesional bagi para dosen dan asesor, partisipasi tersebut mencerminkan keterlibatan sivitas akademika UM Metro dalam kegiatan di luar kampus serta penguatan jejaring dengan berbagai lembaga di tingkat nasional.
Kegiatan di PMPP TNI juga membuka ruang komunikasi dan peluang kolaborasi antara UM Metro dengan berbagai pemangku kepentingan. Ke depan, sinergi tersebut diharapkan dapat berkembang melalui kerja sama dalam bidang sertifikasi kompetensi, pengembangan sumber daya manusia, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.