METRO – Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) melalui Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), berhasil memperoleh hibah Program Pengembangan Kompetensi Bahasa Inggris Guru Sekolah Dasar (PKGSD/MBI) dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) senilai Rp1,5 miliar untuk tahun anggaran 2026.
Program ini menjadi salah satu kontribusi UM Metro dalam meningkatkan kompetensi profesional guru sekolah dasar, khususnya dalam penguasaan bahasa Inggris. Pelaksanaannya menyasar 529 guru SD yang tersebar di 29 kecamatan di Kabupaten Lampung Tengah dan Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Untuk mendukung pelaksanaan program, UM Metro telah menyiapkan 22 fasilitator yang akan terlibat dalam proses pelatihan dan pendampingan peserta. Kegiatan dijadwalkan berlangsung mulai 29 November hingga minggu pertama Desember 2026.
Ketua pelaksana program, Dr. Arif Rahman Aththibby, M.Pd.Si., yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) UM Metro, menyampaikan bahwa perolehan hibah tersebut merupakan kesempatan strategis bagi perguruan tinggi untuk berkontribusi langsung dalam peningkatan kualitas tenaga pendidik.
Menurutnya, pengembangan kompetensi bahasa Inggris bagi guru sekolah dasar tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori kebahasaan, tetapi juga kemampuan menggunakan bahasa Inggris secara komunikatif dan aplikatif dalam konteks pendidikan.
Oleh karena itu, pelatihan dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan profesional guru, sehingga kompetensi yang diperoleh dapat diterapkan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah.
Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UM Metro, Fitri Palupi K., M.Pd.BI., menyampaikan bahwa kepercayaan pemerintah melalui hibah tersebut menjadi tanggung jawab akademik bagi program studi untuk menghadirkan kontribusi nyata dalam peningkatan mutu pendidikan.
Ia menilai, keterlibatan UM Metro dalam program berskala regional ini menjadi momentum untuk memperluas implementasi keilmuan pendidikan bahasa Inggris, khususnya dalam pengembangan profesionalisme guru sekolah dasar.
"Melalui program ini, kami berharap 529 guru yang terlibat tidak hanya mengalami peningkatan kemampuan bahasa Inggris, tetapi juga semakin percaya diri dalam mengembangkan pembelajaran yang inovatif, komunikatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Kami ingin memastikan bahwa pelatihan ini memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi para guru maupun sekolah tempat mereka mengajar," ungkapnya.
Adapun materi pelatihan mencakup empat keterampilan utama bahasa Inggris, yakni menyimak (listening), berbicara (speaking), membaca (reading), dan menulis (writing). Materi tersebut juga diarahkan pada penguatan komunikasi praktis serta strategi pembelajaran bahasa Inggris yang sesuai dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar.
Dengan cakupan 29 kecamatan di dua kabupaten, program PKGSD/MBI diharapkan dapat memperluas akses pengembangan kompetensi guru sekaligus mendorong pemerataan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan.
Pelaksanaan program ini juga membuka ruang kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
Perolehan hibah senilai Rp1,5 miliar tersebut sekaligus menunjukkan kapasitas Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UM Metro dalam memperoleh kepercayaan pemerintah untuk mengelola program pengembangan pendidikan dengan jangkauan penerima manfaat yang luas.
Melalui program ini, UM Metro terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui peningkatan kualitas pendidikan.