Drs. Masnuni M Ro’i, M.Pd. Himbau Warga UM Metro Dekat dengan Al-Quran agar Menjadi Insan yang Muliya
- 4 Juni 2018
- Posted by: Humas UM Metro
- Category: Uncategorized @id
UM Metro – Drs. Masnuni M Ro'i, M.Pd. yang merupakan ketua Badan Pembina Harian Universitas Muhammadiyah Metro himbau warga UM Metro untuk senantiasa dekat dengan Al-Qur’an agar menjadi insan yang muliyah di mata Allah dan hidup di dunia. Hal ini ia sampaikan saat mengisi kajian Ramadan 1439H Program Pascasarjana UM Metro pada Sabtu, 02 Juni 2018 pekan lalu.
“Manusia itu merupakan makhluk yang paling muliya di antara makhluk-makhluk yang Allah ciptakan. Bagaimana agar manusia itu tetap muliya, kuncinya adalah kita harus bersahabat dengan Al-Quran,” ujar Drs. Masnuni M Ro'i, M.Pd. kepada peserta Kajian Ramadan 1439H PPs UM Metro yang berlangsung di lantai 1 gedung Pascasarjana kampus III UM Metro.
Ia kemudian menjelaskan atas beberapa hal yang menjadikan mereka muliya karena di dalamnya mengandung AL-Qur’an mulai dari urutan Bulan di tahun Hijriyah, Malaikat hingga Nabi dan Rasul yang paling muliya di antara 25 Nabi dan Rasul yang wajib diimani oleh kaum muslim.
“Bulan Ramadan itu disebut sebagai bulan yang muliya, karena bulan ramadan merupakan bulan di mana Al-Qur'an diturunkan pertama kali tepatnya malam ketujuh belas Ramadan,” paparnya.
Kemudian, sambungnya, Malaikat itu jumlahnya ada 10 yang wajib diimani dan yang paling muliya adalah malaikat Jibril. Karena malaikat Jibril adalah malaikat yang menurunkan wahyu yakni Al-Qur'an.
“Diantara 25 Nabi dan Rasul yang wajib diimani oleh umat muslim, Nabi Muhammad S.A.W adalah yang paling muliya karena dengannya Allah turunkan Al-Qur'an,” tambahnya.
Menurutnya, dalam Islam, kemuliyaan tidak diukur dari jabatan, jika diukur dari jabatan maka Fir'aunlah yang paling muliya. Tapi dalam islam dia (Fir’aun) adalah yang orang paling hina karena ia mengaku sebagai tuhan. Kalaulah muliya juga diukur dari harta kekayaan maka Qorun-lah yang paling muliya tapi dalam islam ia (Qorun) juga hina.
“Orang islam itu adalah orang yang memberikan selamat, orang memberikan kesejahteraan baik melalui lisannya maupun melalui kedua tangannya. Makanya dengan Al Quran inilah kita akan dimuliyakan oleh Allah S.W.T. Oleh karena itu berikan hak-hak Al-Quran. Yang pertama hak untuk dibaca (Baca Quran), yang kedua Tadabburi makna dan memahaminya pada saat membaca atau mendengarkannya, dan yang ketiga berpegang teguh dengan al-Qur`an serta mengamalkannya,” pungkasnya. (AL-Bayurie¦Hum)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.