JAKARTA — Dalam upaya berkelanjutan memperkuat sistem penjaminan mutu sertifikasi profesi di lingkungan perguruan tinggi, Universitas Muhammadiyah (UM) Metro bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) resmi menggelar Pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Dokumen dan Pelatihan Auditor Sistem Manajemen Mutu (SMM) Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) secara hybrid di Jakarta, Rabu (7/10/2026). Perhelatan nasional ini dihadiri langsung oleh Komisioner Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), jajaran pimpinan Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA), serta puluhan peserta dari berbagai institusi.
Ketua Penyelenggara Kegiatan, Dani Anggoro, M.Kom., dalam laporannya menyampaikan bahwa agenda Bimtek dan pelatihan auditor mutu ini merupakan hasil kolaborasi konkret antara UM Metro sebagai penyelenggara utama dan UMJ sebagai tuan rumah. Pelatihan ini diikuti oleh peserta yang berasal dari 27 perguruan tinggi yang terdiri dari pengurus LSP PTMA serta LSP perguruan tinggi lainnya di Indonesia. Kegiatan ini dirancang secara komprehensif untuk membekali para pengelola LSP dengan keahlian teknis dalam menyusun dokumen mutu baku serta mencetak auditor internal yang andal dan kompeten.
Momen pembukaan menjadi sangat berbobot dengan hadirnya Komisioner BNSP, Prof. Dr. Amilin, S.E., S.H., M.Si., AK., CA., QIA., BKP., CRMP., yang memberikan sambutan dan arahan strategis secara langsung kepada seluruh pengurus LSP yang hadir. Dalam arahannya, Prof. Amilin menggarisbawahi pentingnya prinsip Al-Amin (yang dapat dipercaya) sebagai ruh utama dalam tata kelola sertifikasi profesi. Ia menegaskan bahwa setiap LSP berkewajiban moral dan profesional untuk senantiasa menjaga kepercayaan publik serta pemangku kepentingan terhadap kualitas kompetensi lulusan yang diuji.
Dukungan penuh terhadap kolaborasi ini juga disampaikan oleh para pimpinan perguruan tinggi dan majelis. Rektor UMJ, Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si., menyambut hangat penyelenggaraan kegiatan ini dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PLSP-PTMA serta Rektor UM Metro atas sinergi yang terbangun. Prof. Ma’mun menegaskan komitmen UMJ untuk terus mendorong percepatan berdirinya LSP yang terlisensi di lingkungan UMJ.
Senada dengan hal tersebut, Ketua PLSP-PTMA, Dr. Muljadi, M.M., mengungkapkan rasa terima kasih atas peran aktif UM Metro dan UMJ. Dr. Muljadi mendorong akselerasi lisensi bagi LSP yang ada di lingkungan PTMA, serta menegaskan komitmen PLSP-PTMA untuk terus memfasilitasi pendampingan berkelanjutan bagi LSP terlisensi agar senantiasa memenuhi standar BNSP. Dari aspek pimpinan pusat, Bendahara Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Andy Dwi Bayu Bawono, S.E., M.Si, Ph.D., memberikan penguatan secara daring kepada seluruh pengurus LSP PTMA agar terus meningkatkan kredibilitas dan kapasitas manajerial institusi.
Kegiatan nasional ini secara resmi dibuka secara daring oleh Rektor UM Metro, Dr. Nyoto Suseno, M.Si. Dalam pembukaannya, beliau menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan langkah strategis UM Metro dalam memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan bersertifikat resmi.
Inisiatif kolaboratif ini bukan sekadar agenda pelatihan biasa, melainkan langkah terukur yang memberi daya dorong signifikan bagi pemenuhan Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi. Keterlibatan aktif para dosen dan pengelola LSP berkegiatan di luar kampus serta menjalin kerja sama dengan mitra strategis secara langsung mengakselerasi capaian IKU 3 (Dosen Berkegiatan di Luar Kampus) dan IKU 6 (Kemitraan Program Studi). Selain itu, penguatan fungsi sertifikasi kompetensi pada akhirnya menjamin kesiapan lulusan memasuki dunia kerja (IKU 1). Konsistensi dalam pencapaian IKU ini semakin memantapkan posisi UM Metro sebagai perguruan tinggi berpredikat "Unggul".
Dari kacamata global, penguatan Sistem Manajemen Mutu LSP beresonansi kuat dengan pemenuhan Sustainable Development Goals (SDGs). Khususnya pada SDG Nomor 4 tentang Pendidikan Bermutu, pelatihan ini memastikan proses pengujian kompetensi mahasiswa diselenggarakan secara transparan dan berstandar nasional. Keberadaan lulusan yang mengantongi sertifikat kompetensi kredibel BNSP turut mendukung tercapainya SDG Nomor 8 mengenai Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dengan memastikan lulusan siap pakai dan mampu bersaing di bursa kerja global.
Perhelatan bergengsi di Jakarta ini sekaligus mempertegas rekam jejak UM Metro sebagai "Kampus Profetik Profesional". Nilai-nilai profetik yang menekankan aspek humanisasi, liberasi, dan transendensi melebur secara harmonis dengan prinsip Al-Amin yang disampaikan oleh BNSP. Di UM Metro, keprofesionalan tidak sekadar diukur dari sertifikat formal di atas kertas, melainkan diimbangi dengan integritas moral, kejujuran, dan akuntabilitas publik yang berlandaskan nilai-nilai kenabian. Melalui komitmen mutu ini, Universitas Muhammadiyah Metro terus berkomitmen sebagai kampus pencetak generasi unggul yang berakhlak mulia serta berdaya saing global.