Cetak Penghafal Al-Quran, UM Metro Gelar Tasmi’ Quran 30 Juz Rutin Bulanan

Cetak Penghafal Al-Quran, UM Metro Gelar Tasmi’ Quran 30 Juz Rutin Bulanan

UM Metro – Universitas Muhammadiyah (UM) Metro menggelar Tasmi’ Al-Qur’an 30 Juz rutin bulanan yang dinahkodai Jam’iyyatul Huffadz di Masjid Ulul Albab UM Metro, Jumat (15/10/2021).

Ketua LazizMu UM Metro, Garianto, M.Pd.I. menyampaikan kegiatan ini adalah kerja sama FAI dan LazizMu atas nama UM Metro.

“Jadi (program) ini salah satu program kerja sama antara Fakultas Agama Islam (FAI) dan LazizMu AIK yang sifatnya hanya mesponsori saja. Ini tidak atas nama FAI semata, ini atas nama UM Metro, jadi nanti siapapun itu kami berikan fasilitas kepada siapapun keluarga besar UM Metro. Ini kami beberapa orang yang memulai, ke depannya dukungan material dan spiritual sehingga tersalurkan dan dapat berkembang dengan baik usaha Ananda kita dalam menghafal Al-Quran,” ujar Garianto.

Selanjutnya, Garianto menyampaikan acara tersebut akan menjadi rutinan tiap Jumat ketiga setiap bulan serta membuka kesempatan dosen dan karyawan untuk menghafal Al-Qur’an.

“Acara ini akan kita langsungkan setiap jumat ketiga, setelah pengajian pagi. Kita memberi kesempatan seluas-luasnya kepada dosen dan karyawan yang ingin menghafal ataupun melanjutkan hafalannya,” tambah Garianto.

Sementara Wakil Rektor IV bidang AIK dan Kerja Sama Dr. M. Ihsan Dacholfany, M. Ed.  menyampaikan harapannya agar program yang dijalankan dapat terus berkembang.

“Kami berharap kegiatan keislaman ini terus berkembang, kita menyambut baik visi dan misi UM Metro yakni Pusat Keunggulan profetik profesional, modern dan mencerahkan. Profetik Profesional kita jalankan, semoga kita mendapatkan kemuliaan baik di dunia dan akhirat,” kata Ihsan.

Sebagai informasi, kegiatan Tasmi’ Al-Qur’an 30 juz perdana ini diikuti 12 mahasiswa UM Metro di mana mereka menyetor hafalannya masing-masing setengah sampai 1 juz.

Mereka adalah M. Ilham Salim, Sekar Sharastuti, Lucky Kusuma Putra, Annisa Syahidah Farhah, Hasrul Fradika, Wulan Sari, Azzam, Khoirunnisa, M. Jauhar Maksum, Nimas Luthfia, dan dua mahasiswi lainnya.