METRO – Pemerintah Kota Metro menekankan pentingnya penguatan karakter, kecakapan literasi digital, serta semangat nasionalisme bagi mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Metro dalam menghadapi kehidupan kampus dan tantangan perkembangan zaman.
Pesan tersebut disampaikan Staf Ahli Wali Kota Metro Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Dra. Rosita,M.M., saat mewakili Wali Kota Metro pada pembukaan Masa Ta’aruf Mahasiswa (MASTAMA) UM Metro Tahun 2026 di halaman kampus setempat, Selasa (22/09/2026).
Rosita mengatakan, MASTAMA memiliki peran penting sebagai tahap awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal kehidupan perguruan tinggi yang memiliki pola belajar, tanggung jawab, dan lingkungan berbeda dibandingkan masa sekolah.
Menurutnya, kegiatan pengenalan kampus tidak hanya bertujuan membantu mahasiswa beradaptasi dengan aktivitas akademik, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kesiapan pribadi dalam menjalani proses pendidikan tinggi.
“Kegiatan Masa Ta’aruf Mahasiswa bagi mahasiswa baru sangat bermanfaat untuk memberikan pembekalan dalam beradaptasi dengan kehidupan kampus dan berbagai hal yang akan dihadapi selama perkuliahan,” ujarnya.
Ia berharap mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 mampu memanfaatkan rangkaian MASTAMA sebagai momentum awal untuk membangun kebiasaan belajar, memperluas pengetahuan, dan mengembangkan potensi diri.
Salah satu hal yang menjadi perhatian Pemkot Metro adalah kemampuan mahasiswa dalam memanfaatkan perkembangan teknologi digital.
Rosita menilai kemajuan teknologi membuka peluang luas bagi mahasiswa untuk memperoleh pengetahuan, mengembangkan kreativitas, dan memperkuat kompetensi. Namun, pemanfaatannya harus dilakukan secara cerdas dan bertanggung jawab.
“Saya berharap seluruh mahasiswa baru dapat bersungguh-sungguh menempuh pendidikan tinggi serta aktif menambah pengetahuan dengan memanfaatkan teknologi digital secara cerdas, sehingga menjadi insan intelektual yang berwawasan global, kreatif, dan inovatif,” tuturnya.

Selain penguasaan teknologi, Rosita menegaskan pentingnya pembentukan karakter sebagai fondasi utama mahasiswa.
Ia berharap mahasiswa UM Metro tidak hanya berkembang dari sisi akademik, tetapi juga memiliki integritas, kedisiplinan, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.
Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai generasi penerus yang kelak berperan dalam menghadirkan perubahan positif bagi masyarakat.
“Mahasiswa akan menjadi bagian dari generasi perubahan bagi kemajuan bangsa dan negara Indonesia,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Rosita juga menyinggung peran penting perguruan tinggi dalam menghasilkan sumber daya manusia berkualitas.
Ia menyebut perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai tempat memperoleh pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan pemimpin dan pemikir yang mampu menjawab berbagai persoalan serta tantangan zaman.
Karena itu, Pemkot Metro mendorong Universitas Muhammadiyah Metro untuk terus memperkuat kualitas pembelajaran, riset, inovasi, pemanfaatan teknologi informasi, serta kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Saya berharap seluruh sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Metro terus bersemangat dalam mengembangkan mutu pendidikan secara berkelanjutan sehingga mampu menghasilkan sumber daya manusia yang produktif, terampil, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mampu bersaing,” jelasnya.
Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, Rosita turut mengingatkan mahasiswa agar memiliki literasi digital yang baik.
Menurutnya, mahasiswa perlu mampu memilah informasi secara kritis agar tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong, informasi menyesatkan, maupun konten yang dapat mengganggu persatuan dan kesatuan.
Ia menilai kecakapan digital harus berjalan beriringan dengan pemahaman nilai kebangsaan.
Oleh sebab itu, Rosita mengajak seluruh sivitas akademika UM Metro untuk terus menanamkan semangat nasionalisme dan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan kampus.
“Saya mengajak seluruh sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Metro untuk selalu menumbuhkan rasa nasionalisme sesuai dengan nilai-nilai Pancasila serta menjaga persatuan dan kesatuan,” ujarnya.
Rosita berharap mahasiswa UM Metro dapat tumbuh sebagai generasi yang memiliki kemampuan akademik, karakter kuat, kecakapan digital, sekaligus komitmen kebangsaan.
Menutup sambutannya, ia secara resmi membuka rangkaian MASTAMA UM Metro Tahun 2026.
“Dengan memohon ridha Allah SWT dan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Masa Ta’aruf Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Metro Tahun 2026 dengan ini secara resmi dibuka,” pungkasnya.
Pembukaan MASTAMA menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru UM Metro untuk mengenal lingkungan akademik sekaligus membangun karakter sebagai insan terdidik yang siap berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.