Andre Lafadzkan Syahadat Pertamanya di Depan Jama’ah Shalat Dhuhur Masjid Ulul Albab UM Metro

UM Metro – Kabar gembira mengalir dari salah satu mahasiswa program studi pendidikan matematika yang menggetarkan hati siapa saja yang hadir di moment dimana Andreas Budi Handoko melafadzkan syahadat pertamanya di masjid Ulul Albab UM Metro, rabu (31/5/17).

Andre panggilan akrabnya sudah mulai tertarik dengan Islam setelah ia membaca buku – buku islam. Namun saat itu Islam belum merasuk kedalam hatinya yang paling dalam hingga ia sering menonton ceramah – ceramah da’i Internasional Dzakir Naik.

Pemuda 21 (dua puluh satu) tahun ini kemudian menemui sahabatnya Ma’arif yang merupakan teman satu angkatannya di semester empat untuk meminta saran mengenai perasaannya terhadap Islam.

Ma’arif yang sedang  belajar di pondok Ma’had At-Tanwir mengajak Andre untuk berbincang dengan kepala yayasan pondok tersebut Al-Ustadz Sujino. Andre mulai menyampaikan keinginannya untuk memeluk Islam di hadapan Ustadz Sujino. Namun Ustadz Sujino saat itu masih menahan niat Andre dan memberikan kesempatan agar ia mempelajari syarat dan ketentuan Islam terlebih dahulu sebelum ia melantunkan syahadat yang menjadi kunci masuk Islamnya seorang hamba.

Beberapa hari kemudian, Andre yang hidup bersama ibunya yang masih memeluk kristen di Way Jepara membulatkan tekadnya untuk memeluk Islam hingga ia dipertemukan di Masjid Ulul Albab UM Metro yang disaksikan oleh seluruh jama’ah sholat Dhuhur waktu itu.

Al-Ustadz Sujino bersama ketua BPH UM Metro Al-Ustadz Masnuni dan Wakil Rektor IV Bidang AIK Al-Ustadz Sarbini membimbing Andre untuk melafadzkan syahadat pertamanya yang kemudian diiringi dengan do’a bersama untuk keberkahan Andreas Budi Handoko sebagai umat nabiullah Muhammad SAW.

Atas keislaman yang dipilih oleh Andre ini, raut muka bahagiapun terlihat dari seluruh jama’ah shalat Dhuhur yang kemudian mengucapkan selamat dan do’a yang disambung dengan salam – salaman dan ditutup dengan foto bersama. (Al-Bayurie¦Hum)



Tinggalkan Balasan