Mahasiswa UM Metro Sosialisasikan 5 Manfaat TOGA


DOK: Mahasiswa PPLT-Tematik di Kelurahan Hadimulyo Barat

UM Metro – Mahasiswa Universias Muhammadiyah Metro yang saat ini sedang mengikuti Program Pengalaman Lapangan Terpadu (PPLT) Tematik di Kelurahan Hadimulyo Barat beri sosialisasi terkait 5 manfaat Tanaman Obat Keluarga (TOGA) kepada masyarakat setempat, Jumat, 31 Agustus 2018.

Kepada Medium News, Imam Indra Istiawan sebagai salah satu peserta PPLT-Tematik UM Metro dalam rilisnya pada Sabtu, 08 September 2018 menjelaskan jenis TOGA yang dapat dimanfaatkan di lingkungan rumah warga.

“Program yang telah kami lakukan adalah sosialisasi manfaat TOGA pada masyarakat 22 Hadimulyo Barat. TOGA itu dasarnya adalah tanaman yang ditanam di halaman rumah, kebun ataupun sebidang tanah atau ditanam di dalam pot yang dimanfaatkan sebagai budidaya tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi kebutuhan keluarga akan obat-obatan,” jelasnya.

TOGA itu sendiri, sambungnya, sebagaimana yang telah kami lakukan ada beberapa jenisnya yaitu tanaman salam yang bersifat astringensia; jahe yang bisa menghangatkan badan, menyembuhkan sakit pinggang, asma, untah dan nyeri otot; kunyit yang bisa menyembuhkan diare, masuk angin, hepatitis, dan kejang kejang; lengkuas yang mengobati panu, serta bersifat antifungi dan anti bakteri; temu hitam yang mengatasi sembelit, memperbanyak ASI, dan memperkuat sekresi empedu; kumis kucing yang bersifat diuretik; sereh sebagai kesehatan kulit, membantu gangguan lambung, insomnia, gangguan pernapasan, demam; mahkota dewa sebagai pengobatan alergi, menyembuhkan eksim, gangguan rematik; sirih merah yang berfungsi menghentikan mimisan, mengobati tukak lambung, obat bakar ringan, gusi berdarah, bronchitis, skit perut, gatal atau alergi; dan lidah buaya yang bisa mempercepat penyembuhan luka bakar, mengatasi iritasi, membasmi plak gigi, kadar asam tubuh, mengurangi berat badan.

“Berdasarkan manfaatnya, TOGA ini sangat beragam tergantung subjektifitas kita memandangnya, ada yang bermanfaat sebagai pelengkap obat-obatan keluarga, bisa bernilai tambah estetika bila di tata dengan apik dan rapi, dapat juga memberi contoh tentang cara pemanfaatan lingkungan di pekarangan rumah kita, bisa juga sebagai penambahan nilai keasrikan dan kesejukan halaman pekarangan rumah, dan tentunya dapat dikelola dengan baik dan dapat menghasilkan pendapatan tambahan,” ujarnya.


DOK: Mahasiswa PPLT-Tematik di Kelurahan Hadimulyo Barat

Menurut Imam, sosialisasi manfaat TOGA bagi warga ini dilanjutkan dengan menanam berbagai jenis TOGA di perkarangan rumah warga dengan didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan mereka, Swaditya Rizki, M.Sc dan Dra. Hj. Kuliyatun,M.Pd.I.

“Kemudian kami melakukan penanaman berbagai jenis TOGA bersama masyarakat, siswa, anak TPA setempat. Hal ini bertujuan untuk mengajarkan kepada mereka tentang bagaimana cara menanam TOGA dengan baik khususnya buat anak TPA. Kami juga di dampingi oleh DPL kami yakni Bapak Swaditya Rizki, M.Sc dan Ibu Dra. Hj. Kuliyatun,M.Pd.I yang selalu memberikan kami motivasi dan menemani saat kami ada kegiatan di sekolah maupun di masyarakat,” tutupnya. (AL-Bayurie¦Hum)



Tinggalkan Balasan